Berita Bali

Buka Munas ASISI ke-II di Badung, Bali, Wamenaker Dorong Adanya Peningkatan Kompetensi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wamenaker saat memberikan sambutan pada pembukaan Munas ke-II ASISI, Sabtu 26 November 2022 di Badung, Bali.

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Afriansyah Noor menghadiri dan membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-II dari Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioner Nusantara (ASISI) di Bali, Sabtu 26 November 2022.

Wamenaker Afriansyah berharap penyelenggaraan Munas ke-II ASISI ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan penting yang berdampak terhadap kesejahteraan anggota.

Afriansyah mendorong ASISI meningkatkan kompetensi anggotanya secara berkala sehingga tetap dibutuhkan oleh Industri Atau perusahaan AC yang sudah banyak mengembangkan teknologi baru.

“Kami juga mendorong ASISI bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semua anggota ASISI mendapatkan jaminan atau perlindungan sosial. BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan kesejahteraan yang lebih baik untuk anggota ASISI,” ujar Wamenaker Afriansyah.

Kemnaker juga akan memberikan rekomendasi kepada produsen AC sehingga lapangan kerja bagi anggota teknisi semakin luas.

“Tentunya kami meminta anggota ASISI memenuhi standar produsen AC, seperti sudah bersertifikasi dan terakreditasi, dan tadi kami berkomunikasi ASISI sanggup memenuhi target tersebut,” kata Wamenaker Afriansyah.

Baca juga: BSU di Badung Ditinjau Menaker, Sebut Provinsi Bali Relatif Banyak Penerimanya

Munas ke-II ASISI diadakan selama dua hari yakni 26 hingga 27 November 2022 dan dihadiri lebih dari 500 anggota dari 24 DPD ASISI.

Dalam Munas ini Pengurus Pusat ASISI menargetkan beberapa pencapaian, diantaranya penguatan ASISI sebagai organisasi, kedua peningkatan kompetensi para teknisi AC yang tergabung dalam ASISI untuk menjawab kebutuhan industri, dan ketiga dalam memilih Ketua Umum baru.

Ketua Umum ASISI, Ali Rahman mengatakan pada Munas kali ini diharapkan terjadi regenerasi kepemimpinan sehingga ASISI sebagai organisasi bisa lebih maju.

“Dalam Munas ini kami harapkan konsolidasi organisasi yang kuat, ini merupakan Munas yang tertunda yang seharusnya kami laksanakan tiga tahun lalu, tetapi karena pandemi Munas tersebut harus tertunda. Dalam Munas ini kami harapkan ada regenerasi sehingga ASISI lebih maju kedepan,” ungkap Ali.

Lebih lanjut Ali mengungkapkan bahwa diharapkan ASISI kedepan akan fokus kepada peningkatan kompetensi anggota dan peningkatan kesejahteraan anggota.

“Kami akan konsentrasi ke peningkatan kompetensi sesuai dengan regulasi pemerintah, nah ini menjadi tantangan bagi teknisi bagaimana membagi waktu antara peningkatan kompetensi dan mencari nafkah,” ucap Ali Rachman.

ASISI adalah sebuah wadah para teknisi yang menyadari bahwa seorang teknisi memiliki tanggung jawab yang tidak ringan, bukan saja terhadap mesin yang di tangani, akan tetapi ia harus paham dengan keselamatan kerja, Baik untuk konsumen, teknisi, alam dan lingkungan dimana ia bekerja.

Maka pada bulan November 2007 lalu Teknisi Indonesia sebagai profesionalisme dalam bidang pendingin di seluruh Indonesia menghimpun diri dalam sebuah wadah perjuangan yang bernama Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioner Nusantara (ASISI).

Selain sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas teknisi, ASISI juga menjadi wadah silaturhami dan persaudaraan sesama teknisi sebagai pemenuhan sifat teknisi sebagai mahluk sosial.

(*)

Berita Terkini