Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Banjir di Bali

Banjir Menerjang Lagi, Warga Padang Mekar Padangsambian Berbondong-bondong Pindah

Warga di pemukiman Jalan Padang Mekar, Buana Taman, Padang Sambian, Denpasar Barat, Denpasar, Bali kembali diterjang banjir

Istimewa
BANJIR - Kondisi banjir di permukiman Jalan Padang Mekar, Buana Taman, Padang Sambian, Denpasar Barat, Denpasar, Bali pada Senin 15 September 2025 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga di pemukiman Jalan Padang Mekar, Buana Taman, Padang Sambian, Denpasar Barat, Denpasar, Bali kembali diterjang banjir pada Senin 15 September 2025.

Banjir yang terjadi pagi hari tadi setelah Denpasar kembali diguyur hujan juga menyebabkan kawasan permukinan terendam banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Ini banjir kedua setelah Rabu 10 September 2025 lalu yang mencapai setinggi leher orang dewasa.

Sejumlah warga yang mengontrak rumah akhirnya memilih pindah dan mengangkut barang mereka.

Gerobak pedagang juga ada yang hanyut terbawa banjir, sang pemilik merasa trauma dan hanya bisa mengikhlaskan.

Kini ia memilih pindah tidak tinggal di sana lagi mulai hari ini setelah dalam 5 hari ini dua kali menjadi korban banjir.

Baca juga: Toko Roboh Diterjang Banjir, Pemkot Denpasar Berencana Tukar Guling Lahan di Jalan Sulawesi

Selain itu, juga terdapat kantor usaha konveksi yang juga akhirnya memilih pindah dari lokasi tersebut karena sudah merasa tidak aman, apalagi ini baru awal peralihan musim menuju musim penghujan yang umumnya jatuh pada periode Oktober - Maret.

"Ini tadi hanya hujan sekitar 3 jam sudah naik lagi sepinggang, kemarin yang tanggal 10 seleher, ini tetangga kemarin ada yang rombongnya hanyut memilih pindah hari ini, ada warung madura juga 2 jeriken bensin hanyut, depan ada rumah jebol," kata Muhammad Rosidi yang dijumpai Tribun Bali.

Baca juga: Habiskan Stok Akibat Terkena Banjir, Pedagang Gajah Mada Denpasar Bali Obral Dagangan

Yang memprihatinkan, Rosidi mengungkapkan, bahwa sejak 5 hari lalu belum ada bantuan petugas kebersihan dari pemerintah yang diterjunkan, padahal di sini juga wilayah yang terdampak parah diterjang banjir.

"Dari kemarin warga membersihkan lumpur dan sampah mandiri, kemarin sudah dikumpulkan, tapi tidak ada yang angkut, ini tadi malah kena banjir hilang lagi sampahnya," bebernya.

"Ada sumbatan sampah akibat banjir yang membuat air buntu tadi dibersihkan warga ada belasan orang kerja bakti, karena tadi air naik, jadi berhenti lagi," imbuh dia.

Baca juga: TERUNGKAP Berikut Identitas Korban Banjir di Ubung Kaja Denpasar, Bagian Kepala Telah Berulat

Warga setempat juga sempat menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat namun tidak ada respons, karena wilayah ini terdampak seperti halnya wilayah lain, diharapkan agar fokus bantuan kebersihan juga menyasar wilayah terdampak lain. 

"Dari 5 hari lalu tidak ada bantuan petugas bahkan sampai sekarang," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Banjir di Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved