Berita Bali
Kecelakaan Maut di Selemadeg Bali, Minibus Terguling dan Terjun ke Jurang, 2 Orang Tewas
Diakui sebelum kejadian, truk melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, sementara minibus datang dari arah berlawanan.
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Suraberata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Sabtu 27 Desember 2025 sore.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil jenis Espass dengan truk.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Satu korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Tabanan.
Kasi humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.10 Wita atau sekitar 25 meter di sebelah timur jembatan perbatasan Suraberata–Mekayu.
Baca juga: TEWAS 2 Orang dalam Tragedi Kecelakaan antara Truk dan Minibus di Selemadeg Barat, Ini Kronologinya!
Mobil jenis Espass dengan nomor polisi AE 1526 VQ bertabrakan dengan truk DK 8687 WY.
Disebutkan pengemudi mobil minibus yang diketahui bernama Sukamto (44), warga Ngawi, Jawa Timur, meninggal dunia di TKP akibat benturan keras. Sementara itu, pengemudi truk, I Gusti Komang Arnawa (54), asal Kabupaten Jembrana selamat.
"Minibus tersebut mengangkut sejumlah penumpang. Dari penumpang yang ada, seorang balita bernama Fumika Nurshafiya Putri Prayitno (4) sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia di RSUD Tabanan. Sementara dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan dan ada yang selamat," ucapnya
Diakui sebelum kejadian, truk melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, sementara minibus datang dari arah berlawanan.
Saat melintasi tikungan landai, truk diduga mengambil haluan terlalu ke kanan.
Pada saat bersamaan, minibus melaju dengan kecepatan cukup tinggi hingga tabrakan tak dapat dihindari.
"Benturan keras menyebabkan minibus terguling dan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter," ucapnya.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Petugas kepolisian dadi unit lantas dan Polsek Selemadeg Barat telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP.
"Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan unit laka. Sementara semua orang yang terlibat laka dibawa ke RS Tabanan," imbuhnya.
Sementara itu di hari yang sama, kecelakaan tragis juga terjadi di ruas jalan Surya Darma, wilayah Kelurahan Pemaron, Kecamatan Buleleng.
Seorang balita dikabarkan menjadi korban jiwa pada peristiwa ini.
Insiden ini terjadi pada hari Sabtu 27 Desember 2025, sekitar pukul 10.30 Wita.
Kecelakaan melibatkan Honda Vario DK 6336 UAC dengan kendaraan roda enam jenis truk box Hino DK 8317 UH.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, sepeda motor itu dikemudikan oleh anak di bawah umur berinisial Putu MP (13), asal Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada.
Ia membawa adik perempuannya berinisial Komang Ra (3).
"Sedangkan identitas pengemudi truk Hino berinisial Gede S (49) asal Banjar Dinas Tegal, Desa/Kecamatan Kubutambahan," ungkapnya dikonfirmasi, Minggu 28 Desember 2025.
Peristiwa kecelakaan berawal saat kendaraan yang dikemudikan Putu MP datang dari arah barat menuju timur, kemudian berhenti di tengah jalan karena hendak belok ke selatan.
Saat itu Komang Ra terpeleset yang duduk di depan terpeleset dan jatuh ke tengah jalan.
"Pada saat bersamaan datang truk Hino dari arah berlawanan. Akibatnya korban terlindas ban belakang truk," jelasnya.
Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu segera melarikan korban ke RSUD Buleleng. Sayangnya nyawa Komang Ra tidak mampu diselamatkan.
"Komang Ra dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RSUD Buleleng. Sementara kakaknya, hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan," imbuhnya. (mer)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/KECELAKAAN-Aparat-kepolisian-dari-Polsek-Selemadeg-Barat.jpg)