Berita Bali
Gelar Musyawarah Ranting, PDIP Denpasar Bali Minta Kader yang Main Dua Kaki Out
Menurut Ngurah Gede, kepengurusan di tingkat ranting kini diisi oleh anak muda yang nantinya akan jadi penerus.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - DPC PDIP Denpasar menggelar kegiatan musyawarah ranting pada Sabtu 24 Januari 2026 lalu.
Musyawarah ini diikuti 43 ranting PDIP se-Denpasar dengan peserta mencapai ribuan orang.
Ketua DPC PDIP Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede mengatakan, kegiatan ini digelar serentak seluruh Bali.
"Di Denpasar dari 4 PAC ada ribuan massa yang ada dari kepengurusan kami di tingkat ranting sampai anak ranting ikut," kata Ngurah Gede, saat diwawancarai Minggu 25 Januari 2026 malam.
Baca juga: WAJIB Akomodir 30 Persen Perempuan dan Generasi Muda, Musran PDIP Jembrana Sukses Digelar!
Dalam musyawarah ini dilakukan penataan struktur kepengurusan di tingkat ranting.
Menurut Ngurah Gede, kepengurusan di tingkat ranting kini diisi oleh anak muda yang nantinya akan jadi penerus.
Selain itu, ditekankan juga soliditas kader dan warning agar tak main dua kaki.
Ia pun menegaskan jika ada kader PDIP di Denpasar yang main dia kali agar out.
"Sesuai arahan Ibu Ketua Umum, tidak boleh main dua kaki, militansi berpartai harus betul-betul dijaga. Jika ada yang main dua kaki silakan pergi, harus disiplin," ungkapnya.
Selain itu, ada juga penekanan agar kader tak korupsi.
Jika ada yang melakukan tindakan korupsi akan langsung dipecat.
Meski demikian, Ngurah Gede mengklaim jika kader di Denpasar paling solid.
"Kami betul-betul menyerap aspirasi masyarakat untuk dijadikan program. Kami di Denpasar paling solid," ungkapnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Gelar-Musyawarah-Ranting-PDIP-Denpasar-Bali-Minta-Kader-yang-Main-Dua-Kaki-Out.jpg)