Berita Bali
Rayakan Hari Perempuan Internasional 2026, Konjen Australia di Bali Gelar ‘Women Taking AcGon’
Diskusi panel dimoderatori oleh Kate Shanahan, Ketua Tim INKLUSI, Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional (IWD) 2026, Konsulat-Jenderal Australia di Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali menggelar kegiatan diskusi panel dan pameran.
Acara ini berlangsung pada Kamis 12 Maret 2026 sore di Maya Sanur Resort & Spa, dan dihadiri lebih dari 100 peserta perwakilan Pemprov Bali, komunitas bisnis, organisasi nirlaba, sektor pendidikan, seni dan budaya.
Kegiatan semakin spesial karena Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Bali, Putri Koster, hadir membuka serta memberikan keynote speech kepada seluruh peserta yang hadir.
Sebagai pengakuan atas tema IWD tahun ini, yaitu "Balance the Scale", diadakan diskusi panel yang berfokus pada "Women Taking AcGon" yang menampilkan pembicara tamu dari berbagai sektor yang setiap hari bertindak untuk menutup kesenjangan dan memberdayakan perempuan dan anak perempuan.
Baca juga: Duo Australia Pembunuh Bayaran Dinyatakan Bersalah oleh Hakim di Bali, Divonis 16 Tahun Penjara
Para panelis termasuk Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bali, Dr. A. A. Sagung Mas Dwipayani; Komisaris Grup Bank Lestari, Suzana Chandra; salah satu pendiri PlasPkDetox, Anna Sutanto, dan Manajer SoluPons Lab di Kopernik, Annisa Nurulhuda.
Diskusi panel dimoderatori oleh Kate Shanahan, Ketua Tim INKLUSI, Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif.
“Australia percaya bahwa kesetaraan gender bermanfaat bagi semua orang. Bukti menunjukkan bahwa hal itu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kohesi sosial, dan meningkatkan kesejahteraan semua anggota masyarakat. Hal itu juga mengurangi kemiskinan dan konflik serta memastikan tidak ada yang tertinggal,” kata Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens.
Menurutnya Australia bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat sipil, dan organisasi perempuan dalam berbagai inisiatif untuk mendukung perempuan dan anak perempuan agar dapat belajar, memimpin, dan berkembang.
“Penting untuk melaksanakan kegiatan pertemuan seperti ini karena dapat menjadi tempat untuk belajar dan bertukar pikiran. Penting Perempuan di seluruh dunia perlu bekerja sama untuk mencapai kesetaraan,” ucap Ketua TP-PKK Bali, Putri Koster.
Acara tersebut diakhiri dengan pameran dari 13 organisasi yang bekerja pada berbagai aspek pemberdayaan perempuan di Bali.
Pameran ini memberi mereka kesempatan untuk berbagi tentang apa yang mereka lakukan dan bagaimana masyarakat luas dapat mendukung mereka.(*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Rayakan-Hari-Perempuan-Internasional-2026-Konjen-Australia-di-Bali-Gelar-Women-Taking-AcGon.jpg)