Sampah di Bali
Denpasar Bali Sasar Sekolah untuk Literasi Soal Pemilahan Sampah
pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar menggencarkan pelaksanaan penyelesaian permasalahan sampah di sumber.
Untuk optimalisasi hal itu, Denpasar kini menyasar sekolah untuk memberikan literasi kepada siswa terkait pemilahan sampah.
Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sekolah serta untuk menumbuhkan budaya kebersihan.
Juga mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.
Baca juga: Atasi Sampah Organik, Desa Sumerta Kelod Denpasar Bagikan 3.800 Komposter Bag dan Buat 300 Biopori
Salah satu sekolah yang telah disasar dalam kegiatan ini adalah SDN 9 Kesiman Denpasar.
Bunda Literasi Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara mengatakan jika pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.
"Tidak hanya di lingkungan sekolah saja, namun juga di lingkungan rumah. Kebiasaan ini harus diterapkan setiap hari," katanya.
Sementara itu, Kepala SDN 9 Kesiman, I Putu Agus Sucipta Ariawan mengatakan, siswa-siswi SD 9 Kesiman sendiri telah mulai menerapkan pemilahan sampah berbasis sumber.
"Dengan sosialisasi ini kami berharap bisa menambah semangat siswa-siswi kami untuk melakukan pemilahan," katanya. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Denpasar-Bali-Sasar-Sekolah-untuk-Literasi-Soal-Pemilahan-Sampah.jpg)