Berita Bali
Usai Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Kasiter Korem 163/Wira Satya Langsung Menghadap Prabowo
Usai Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Kasiter Korem 163/Wira Satya Langsung Menghadap Prabowo
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta Komandan Upacara Hari Lahir Pancasila ke-80, Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono, untuk menghadap dirinya setelah dinilai sukses memimpin jalannya upacara dengan sangat baik.
Kolonel Didin, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 163/Wira Satya Bali, langsung menerima perintah tersebut di hadapan para pejabat tinggi negara di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin 1 Juni 2026.
Apresiasi spontan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, sesaat setelah menerima laporan akhir dari Komandan Upacara bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilaksanakan.
Baca juga: Di Balik Kain Adat Nusantara Cara Bali Jaga Keberagaman di Hari Lahir Pancasila
Presiden menyatakan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan yang dinilainya berjalan begitu rapi dan khidmat.
"Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang baik, komandan upacara menghadap saya," ujar Prabowo dengan tegas seusai upacara.
Baca juga: Konten Kreator Terlapor Kasus Perzinahan Belum Ditahan, Polres Klungkung Segera Gelar Perkara
Rangkaian upacara sakral yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" tersebut berlangsung sangat lancar dengan menggunakan lambang negara Garuda Pancasila sebagai logo resmi peringatan tahun ini.
Acara dibuka dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta, diikuti pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR Ahmad Muzani, serta pembacaan UUD 1945 oleh Ketua DPD Sultan Bahtiar Najamuddin, sebelum akhirnya Presiden Prabowo menyampaikan amanat nasionalnya dan ditutup kembali dengan iringan lagu 'Indonesia Raya'.
Pemanggilan langsung oleh Kepala Negara ini menjadi catatan prestasi penting bagi satuan Korem 163/Wira Satya. Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono, perwira lulusan Akademi Militer (Akmil) 2001 kelahiran Sidoarjo, 5 Juli 1979 ini, memang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang matang.
Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Kasiter Korem 163/Wira Satya di Bali, ia tercatat pernah menduduki posisi strategis sebagai Dandim 0830/Surabaya serta Dandim 0808/Blitar pada periode 2021-2022.
Menanggapi perintah langsung dari Presiden Prabowo kepada salah satu perwira terbaiknya, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 163/Wira Satya, Mayor Inf Dewa Putu Oka, memberikan respons resmi mengenai situasi terkini di internal satuan.
Pihak penerangan Korem saat ini masih menunggu detail hasil dari pertemuan khusus antara Kasiter dengan Kepala Negara tersebut.
"Nggih, terkait hal tersebut sampai saat ini belum ada info detail lebih lanjut yang masuk ke kami. Nanti pasti akan kami konfirmasi kembali," ungkap Mayor Inf Dewa Putu Oka saat dihubungi Tribun Bali.
"Karena saat ini laporan resmi belum dibalas oleh Kasiter yang bersangkutan," imbuhnya.
Hingga kini, jajaran Korem 163/Wira Satya masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait di Jakarta untuk memantau perkembangan dan arahan khusus yang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono setelah momentum upacara bersejarah tersebut. (*)
| Di Balik Kain Adat Nusantara Cara Bali Jaga Keberagaman di Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| Gubernur Bali Imbau Jadikan Pancasila Living Ideology, Bukan Sekadar Hiasan Dinding |
|
|---|
| Film Dokumenter Ki AI Nir Nur, Menggali Kesadaran di Tengah Derasnya Teknologi |
|
|---|
| Target Tarung Derajat Bali, Eksibisi SEA Games Malaysia Hingga Sapu Bersih 5 Emas PON 2028 NTT-NTB |
|
|---|
| Target Harga Mati Tarung Derajat Bali Eksibisi SEA Games Malaysia Hingga Sapu Bersih 5 Emas PON 2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kapenrem163Wira-Satya-Mayor-Inf-Dewa-Putu-Oka-new.jpg)