Cuaca Buruk di Bali
MATI Sapi & Babi Milik Wayan Muliada Tertimpa Pohon Tumbang, Cuaca Buruk Hujan Angin di Bangli!
Akibat hujan lebat disertai angin kencang, sebuah pohon aren di dekat kandang sapi dan babinya tumbang, menyebabkan ternaknya mati seketika.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Nasib malang dialami peternak bernama I Wayan Muliada asal Banjar Lumbuan, Desa Persiapan Lumbuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 Wita.
Akibat hujan lebat disertai angin kencang, sebuah pohon aren di dekat kandang sapi dan babinya tumbang, menyebabkan ternaknya mati seketika.
Berdasarkan data dihimpun di Mapolres Bangli, Rabu 21 Januari 2026, pada Selasa sore, korban menerima informasi dari warga bahwa kandang sapi dan babi miliknya tertimpa pohon aren.
Setelah itu, korban langsung menuju lokasi dan menemukan kandang sapi dan babi roboh akibat tertimpa pohon aren.
Baca juga: Gangguan Atmosfer Picu Terjadinya Cuaca Ekstrem di Sebagian Wilayah Indonesia Termasuk Bali
Baca juga: Selain Sidakarya, 10 Rumah di Sanur Kauh dan 25 di Kesiman Denpasar Juga Terdampak Puting Beliung
Lebih menyakitkan lagi, ia mendapati satu ekor sapi dan satu ekor babi miliknya telah mati akibat tergencet pohon. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 14 juta.
Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Susut untuk penanganan lebih lanjut. Saksi-saksi yang menyaksikan kejadian ini adalah I Wayan Muliada dan I Wayan Subadra, keduanya warga Banjar Lumbuan.
Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia, diduga pohon tersebut tumbang akibat cuaca ekstrem. "Diduga pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang," ujarnya.
Di tengah cuaca ekstrem ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati. Sebab, cuaca seperti ini sangat rentan terjadi bencana alam seperti pohon tumbang. (*)
| 5 Penerbangan Bandara Ngurah Rai & Penyeberangan dari Nusa Penida Terdampak Akibat Cuaca Ekstrem! |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang, Pura Segara Rusak Parah, Pelabuhan Gilimanuk Ditutup |
|
|---|
| SIAGA BENCANA! Pemprov Bali Tetapkan Status Itu, Hujan Angin Kencang Diprediksi hingga Februari 2026 |
|
|---|
| WASPADA Hujan Disertai Angin Kencang di Bali, Kecepatan Capai 41 Knots, Bencana Hingga Panen Gagal! |
|
|---|
| CUACA BURUK! Aktivitas Wisata Bahari di Buleleng Tutup Sementara, Dibuka Saat Kondisi Cuaca Membaik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sapi-mati-kenapa-cuaca-buruk-wfv.jpg)