Berita Bangli
HUT ke-822 Bangli Bali Digelar Sederhana, Tanpa Bebani APBD
Untuk rangkaian acara hiburan dan kegiatan pendukung lainnya, Pemkab Bangli membuka ruang partisipasi melalui kerja sama
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli memastikan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-822 Bangli tahun 2026 digelar dengan konsep sederhana, efisien, namun tetap meriah dan melibatkan masyarakat luas.
Menariknya, kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa hari tersebut, didanai oleh sponsor alias tak membebani keuangan daerah.
Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Sabtu 9 Mei 2026 menyampaikan, tema HUT Bangli tahun ini adalah “Bhakti Ratna Ratakan”.
Pelaksanaan kegiatan juga dipastikan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kecuali untuk kebutuhan protokoler pada hari puncak perayaan.
Baca juga: Berbaur dan Berbagai Momen Spesial HUT ke-51, Bupati Jembrana Bali Lesehan Bersama Anak Kurang Mampu
“Pelaksanaan HUT Bangli tanpa APBD. Hanya pada hari H untuk kegiatan protokoler seperti upacara dan penyambutan tamu,” ujarnya.
Untuk rangkaian acara hiburan dan kegiatan pendukung lainnya, Pemkab Bangli membuka ruang partisipasi melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Dari dua Event Organizer (EO) yang mengajukan diri, akhirnya dipilih PT Merta Sedana setelah melalui proses penelusuran rekam jejak secara mendetail.
“Kami periksa secara detail rekam jejaknya, karena kami tidak ingin bekerja sama dengan pihak yang rekam jejaknya kurang baik,” kata Riana.
Ia menjelaskan, pembiayaan kegiatan dilakukan secara kolaboratif antara EO dan panitia yang dibentuk Pemkab Bangli.
Sebagian besar pembiayaan kegiatan ditanggung oleh EO, sementara panitia, yang diketuai Kepala Dinas Sosial Bangli, memperoleh dukungan dari sponsor dan pihak ketiga.
"Dana yang berhasil dihimpun panitia melalui sponsor dan proposal saat ini sudah mencapai sekitar Rp 209 juta dan ditampung dalam rekening panitia. Sisa dana nantinya akan dijadikan kas untuk mendukung kegiatan berikutnya. Dalam hal ini ASN nol iuran,” tegasnya.
Meski tanpa menghadirkan artis nasional, Pemkab Bangli memastikan hiburan tetap tersedia dengan melibatkan seniman dan musisi lokal.
Kebijakan tersebut disesuaikan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait efisiensi anggaran.
“Kita tidak boleh wah-wah. Kalau menampilkan artis nasional sebenarnya bisa saja, tetapi kami tidak ingin melanggar instruksi pusat,” jelasnya.
Sejumlah musisi lokal akan tampil memeriahkan HUT Bangli, di antaranya perwakilan band dari setiap kecamatan, serta Made Gunawan, KIS Band, Lolot, Jun Bintang, hingga Ari Kencana.
Selain hiburan, panitia juga menyiapkan 15 tenda UMKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi Kabupaten Bangli.
Seluruh tenda diberikan secara gratis kepada pelaku UMKM.
“Semua UMKM yang tampil sudah layak untuk ditampilkan,” ujarnya.
Pada 11 Mei mendatang juga akan digelar parade busana endek yang melibatkan para perajin lokal.
Panitia turut menyiapkan sejumlah kegiatan sosial, seperti penyerahan kursi roda dan 65 paket sembako.
"Namun sasaran penerima bantuan sembako masih dibahas, apakah akan diberikan kepada keluarga dengan bayi baru lahir atau masyarakat yang masuk kategori stunting," katanya.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga memberi perhatian terhadap pengelolaan sampah dan parkir.
Dalam menjaga kebersihan, setiap tenant diwajibkan menyediakan tiga tong sampah guna mendukung kebersihan kawasan acara.
Sementara untuk parkir kendaraan, seluruh pengunjung diarahkan menggunakan area GOR sehingga kawasan Alun-alun Bangli tetap steril dan tertata. (*)
Kumpulan Artikel Bangli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/HUT-ke-822-Bangli-Bali-Digelar-Sederhana-Tanpa-Bebani-APBD.jpg)