Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Meski Siapkan 8.484 Kursi, Kampus Undiksha Hanya Targetkan 6.000 Mahasiswa Baru

Meski Siapkan 8.484 Kursi, Kampus Undiksha Hanya Targetkan 6.000 Mahasiswa Baru

Tayang:
Istimewa
GEDUNG REKTORAT - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja jadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026. 

 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyediakan daya tampung sebanyak 8.484 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Meski demikian, kampus negeri terbesar di Bali Utara itu hanya menargetkan sekitar 6.000 hingga 6.500 mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Undiksha, Prof Dr Gede Rasben Dantes menjelaskan, jumlah daya tampung yang disiapkan setiap tahun harus dirumuskan dan dievaluasi oleh kementerian. Penentuan kuota tersebut disesuaikan dengan ketersediaan ruang belajar dan sumber daya manusia yang dimiliki kampus.

Menurutnya, Undiksha secara bertahap terus menambah daya tampung hampir di seluruh program studi. Hal itu mengacu pada regulasi yang memperbolehkan setiap program studi menambah kuota hingga 30 mahasiswa setiap tahun.

Baca juga: Denpasar Tak Aman? Komplotan Begal Beraksi di Renon, Korban Dianiaya Secara Brutal

"Dari daya tampung 8.484, sebenarnya Pak Rektor hanya menargetkan sekitar 6.500 mahasiswa. Itu sudah cukup untuk memenuhi rata-rata kebutuhan pendapatan dan aktivitas kampus dalam satu tahun," ujar Rasben, Selasa (9/6/2026). 

Ia mengungkapkan, penambahan daya tampung juga menjadi bagian dari langkah antisipasi apabila di masa mendatang Undiksha bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Baca juga: Bali Siapkan Laut Jadi Benteng Perubahan Iklim, KKP Bahas Teknologi Simpan Karbon di Dasar Laut

Saat ini, proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui tiga jalur utama, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan seleksi mandiri.


Pada jalur SNBP, Undiksha menerima 2.662 calon mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.360 orang melakukan daftar ulang atau sekitar 88 persen.


"Angka itu sudah tinggi. Kemungkinan yang tidak daftar ulang karena diterima di program studi yang kurang sesuai dengan minat mereka," katanya.


Sementara pada jalur SNBT, Undiksha menerima 2.420 calon mahasiswa. Saat ini proses penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masih berlangsung, sebelum peserta melakukan registrasi ulang.


Rasben memperkirakan sebagian peserta yang lolos SNBT tidak akan langsung mendaftar ulang. Sebab masih mempertimbangkan mengikuti jalur mandiri di perguruan tinggi lain atau memilih kampus swasta.


Di sisi lain, seleksi mandiri masih terus berlangsung melalui sejumlah skema penerimaan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 552 peserta mengikuti tes berbasis komputer (CBT), baik secara luring maupun berbasis domisili untuk peserta dari luar Bali.


Selain jalur CBT, Undiksha juga masih membuka jalur rapor, skor UTBK, kepemimpinan, talent scouting bagi atlet dan seniman berprestasi, serta jalur khusus bagi lulusan Sekolah Laboratorium Undiksha.


"Prediksi kami, dari target yang ditetapkan Pak Rektor, mudah-mudahan bisa mencapai 6.000 mahasiswa. Maksimal sekitar 6.100 mahasiswa baru," katanya.


Seluruh proses penerimaan mahasiswa baru dijadwalkan tuntas pada 31 Juli 2026. Termasuk pengumuman hasil seleksi terakhir dan registrasi ulang peserta yang dinyatakan diterima. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved