Penemuan Mayat di Denpasar
Posisi Tidur Tak Berubah dari Siang Hingga Malam, Pria Tak Bernyawa di Bale Bengong Setra Pitik
Warga Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan sempat menaruh curiga sebelum penemuan jenazah seorang pria di Bale Bengong Setra
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR – Warga Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan sempat menaruh curiga sebelum penemuan jenazah seorang pria di Bale Bengong Setra setempat pada Rabu 15 April 2026 tengah malam.
Korban yang diketahui bernama Moesye, asal Jember, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi sudah kaku setelah warga merasa curiga melihat posisi tidurnya yang tidak berubah sejak siang hari.
Hasya Seno Akbar Sasongko awalnya melihat korban sedang beristirahat di Bale Bengong Setra Pitik sekitar pukul 11.00 WITA.
Baca juga: MANDRI Dapati Jenazah Istrinya di Aliran Irigasi, Diduga Terpeleset, Pensiunan PNS Meninggal Dunia!
Saat itu, Seno yang juga sedang beristirahat di Wantilan Pura Dalem tidak menaruh curiga dan menganggap korban hanya sekadar melepas lelah.
Namun, kecurigaan mulai muncul saat saksi kembali melintasi lokasi tersebut pada pukul 23.00 WITA.
Ia mendapati korban masih berada di posisi yang sama persis seperti saat ia lihat dua belas jam sebelumnya.
Karena merasa ada yang tidak beres, Seno melapor ke kepala lingkungan dan kami di Polsek Denpasar Selatan.
Baca juga: Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Setra Pitik Sempat Pamit Kerja namun Tidur Tak Kunjung Bangun
"Curiga karena posisi korban masih sama seperti saat ia lihat pada siang hari. Saat dicek bersama warga, ternyata korban sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia," kata Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, pada Kamis 16 April 2026.
Lebih lanjut, AKP Agus menjelaskan bahwa saat ditemukan, tubuh korban juga mengeluarkan darah.
Hal ini sempat memicu perhatian warga yang berdatangan ke lokasi kejadian di Jalan Pura Dalem Penataran Anyar tersebut.
Baca juga: Ada Darah di Jenazah Bale Bengong Setra Pitik Pedungan, Polisi: Itu Bukan Bekas Kekerasan
Meski demikian, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan tidak adanya indikasi tindak pidana di lokasi.
"Dari hasil pemeriksaan awal di TKP oleh petugas, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban," tegas Kapolsek.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban diketahui tinggal sementara di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Maleo, Sesetan.
Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba di lokasi sekitar pukul 01.40 WITA untuk melakukan identifikasi lebih mendalam.
Usai pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah Moesye langsung dievakuasi oleh ambulans PMI Kota Denpasar pada pukul 02.40 WITA.
"Jenazah saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut," tutup AKP Agus Adi Apriyoga. (*)
Berita lainnya di Penemuan Jenazah di Denpasar
Berita lainnya di Penemuan Mayat di Bali
| BURUH Proyek di Noja Meninggal Dunia Kaku di Atas Dipan, Disadari Rekannya Saat Diajak Sarapan! |
|
|---|
| MOESYE Ditemukan Tak Bernyawa di Setra, Korban Punya Riwayat Mengidap Stroke Ringan dan Diabetes! |
|
|---|
| Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Setra Pitik Sempat Pamit Kerja namun Tidur Tak Kunjung Bangun |
|
|---|
| Warga Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Setra Banjar Pitik Pedungan |
|
|---|
| Terungkap Motif Para Pelaku Bakar Korban Hidup-Hidup, Pelaku dan Korban Sepakat Bertemu di Benoa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Evakuasi-penemuan-jenazah-di-Bale-Bengong-Setra-Pitik-Pedungan-23.jpg)