Bali Electronic Center Sebut Produk TV Paling Laris
Dominasinya mencapai 50 persen dari penjualan, dan sisanya terbagi untuk varian home appliance
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Owner Bali Electronic Center (BEC) Bali, Jaya Anggrawan, mengatakan hingga kini produk televisi (TV) cukup diminati masyarakat di BEC.
Bahkan dominasinya mencapai 50 persen dari penjualan, dan sisanya terbagi untuk varian home appliance seperti kulkas, mesin cuci, AC, microwave.
“Sejak 13 tahun kami berjualan di Bali, kami memasarkan produk yang terbagi menjadi 2 yaitu TV dan home appliance. Untuk merek ada 28 merek yang kami pasarkan di sini. Jadi brand utama kami ada LG, Sharp, Samsung, Sony, dan sebagainya,” jelasnya kepada Tribun Bali, di Denpasar, Selasa (18/7/2017).
Selain itu, selama BEC berdiri produk paling laris dan cukup mendominasi penjualan adalah produk LG. Ia menjelaskan, produk TV yang dijual mulai dari TV biasa hingga premium.
Salah satu TV premium terbaru adalah TV Oled milik LG. Pihaknya pun berharap kehadiran Brandshop LG Denpasar ini, bisa melengkapi pilihan produk di BEC Bali, khususnya pada segmen produk premiun yang diminati kalangan menengah ke atas. Lanjutnya, untuk produk secara katagori berkurang tetapi secara volume mengalami peningkatan.
“Sebab nilainya memang lebih mahal. Dulu kan TV tabung dan cembung, sekarang kan sudah layar datar secara harga jelas lebih mahal sekarang. Kalau dulu TV harga Rp 1 juta, sekarang TV paling murah Rp 2 juta lebih,” sebutnya.
Ia mengatakan ada kenaikan 2 persen secara katagori atau jumlah unitnya. Namun kenaikan secara volume dalam rupiahnya jauh lebih besar.
Ia menjelaskan, pelemahan ekonomi sempat berpengaruh tetapi cenderung bersifat sementara. Harapannya tahun ini ada kenaikan bisnis hingga belasan persen.
“Target penjualan kami secara nasional itu naik 10 persen. Kami sih berharap naik antara 5-10 persen setiap bulan. Dengan outlet BEC di Lombok, Sumbawa, dan akan menyusul di Bali selain di sini. Kami memang fokus ke wilayah timur Indonesia, karena pesaing di Jawa lebih banyak,” katanya.
Untuk konsumen yang berbelanja selama ini ke BEC, tidak hanya datang dari Denpasar saja namun juga datang dari berbagai daerah di Bali dan luar Bali.
“Karena kami memberikan harga kompetitif, dalam arti kami berikan harga bagus. Sebab kami dari tangan pertama sehingga harga kami adalah harga pokok dan paling murah,” tegasnya.
Pelanggan setianya pun banyak datang terutama pelanggan kelas menengah ke atas.
“Selain itu, mereka merasa nyaman dengan parkiran memadai, kemudian tempat luas dan sebagainya,” imbuh Jaya.
Ia pun yakin target akan tercapai, karena selain harga barang kompetitif, pihaknya juga melayani dengan maksimal baik pengantaran barang hingga membantu urusan service apabila ada keluhan rusak dari konsumen.
“Kalau ada barang rijek, kalau baru masih bisa tukar langsung. Tetapi kalau tidak, akan diservice di masing-masing service center brandnya,” ujar Jaya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali-electronic-center_20170718_215355.jpg)