Soekarno Cup 2025
Final Soekarno Cup Banteng Bali vs Jatim, Belasan Ribu Suporter Diprediksi Penuhi Dipta
Laga ini tak hanya menjanjikan pertarungan taktik, tetapi juga ujian mentalitas di hadapan ribuan pasang mata suporter
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Panggung turnamen sepak bola muda tanah air, Soekarno Cup 2025, bakal mencapai puncaknya pada Sabtu, (13/12).
Dua tim terbaik, Banteng Bali dan Banteng Jawa Timur (Jatim), siap berduel memperebutkan gelar juara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Laga ini tak hanya menjanjikan pertarungan taktik, tetapi juga ujian mentalitas di hadapan ribuan pasang mata suporter yang ditargetkan dipenuhi belasan ribu penonton.
Baca juga: Megawati Soekarnoputri akan Hadir di Final Liga Kampung Soekarno Cup 2025, Bali vs Jatim
Pertandingan final ini menyajikan atmosfer suporter yang masif setelah venue sebelumnya di Stadion Ngurah Rai kini di venue lebih megah kandang Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Tim Banteng Bali, yang sejauh ini dominan bermain di Lapangan Ngurah Rai, harus segera beradaptasi dengan Stadion Dipta untuk laga final.
Sementara calon lawan mereka, Banteng Jatim, sudah sempat merasakan rumput Dipta di babak sebelumnya.
Menanggapi kekhawatiran mengenai perbedaan kondisi lapangan dan tekanan suporter yang diperkirakan mencapai 20.000 penonton, Pelatih Banteng Bali Anak Agung Kt Bramastra memberikan respons mengenai hal itu.
"Baik ya, dari kisi-kisi mungkin daripada kondisi lapangan, mungkin kami informasikan secara umum secara detail daripada kondisi lapangan daripada Dipta," ujar Gung Bram.
Ia mengindikasikan bahwa timnya sudah melakukan persiapan teknis terkait venue sembari menekankan pentingnya dukungan suporter untuk dijadikan motivasi.
"Adanya suporter, adanya dukungan dari rekan-rekan dari mungkin dari Banteng Mania, mungkin jadikanlah itu support kedua ya," katanya.
Alih-alih tertekan, atmosfer final harus menjadi pelecut semangat bagi tim Banteng Bali untuk mempertahankan gelar juara yang pernah diraih tahun 2023 lalu.
"Artinya mereka bermain di kandang sendiri, jadikanlah motivasi yang betul berlipat ganda ya. Setiap match nanti jadikan sebuah semangat, momentum kebangkitan untuk mempertahankan juara," tegasnya.
Baca juga: Buka Peluang Latihan di Luar Negeri, Soekarno Cup Jadi Kesempatan Pemain Muda Potensial
Poin krusial bagi tim tuan rumah adalah aspek psikologis para mayoritas pemain muda bermain di hadapan belasan ribu orang yang bisa menjadi dua sisi, pelecut energi dan tekanan.
"Yang jelas yang terakhir yang adalah kami siapkanlah mental mereka, yang notabene-nya adalah rekan-rekan dari senior bisa mengangkat mungkin daripada mentalitas adik-adik mereka, mungkin itu," ujar dia.
Datang sebagai tim tamu yang berambisi membawa pulang trofi, Banteng Jatim menyadari betul tantangan atmosfer yang akan mereka hadapi. Diperkirakan 10.000 hingga 15.000 lebih suporter Banteng Bali akan memadati stadion.
Saat ditanya mengenai kesiapan mental pemainnya menghadapi dukungan lawan yang luar biasa, Pelatih Banteng Jatim Anies Septyawan sudah menekankan ke skuad asuhannya untuk berjiwa pemenang.
"Ya, ya mereka kan konsekuensi mereka jadi pemain bola. Mau apa lagi? Harus dihadapi. Harus dihadapi," ujar Coach Anies.
Baginya, tekanan suporter adalah bagian dari perjuangan untuk meraih gelar.
Banteng Jatim datang ke Bali bukan hanya untuk bertanding melainkan untuk merebut kemenangan dan siap menerima segala konsekuensinya, termasuk teror mental dari suporter lawan.
"Ya harus, harus siap, mau tidak mau," pungkasnya. (ian)
Maksimalkan Dukungan Suporter
Laga final Soekarno Cup 2025 diprediksi akan berjalan sengit.
Banteng Bali akan mengandalkan motivasi berlipat ganda sebagai tim kandang dan keunggulan teknis yang sudah mereka tunjukkan sepanjang turnamen.
Sementara Banteng Jatim siap meredam tekanan dan memanfaatkan setiap celah untuk mencuri gol.
Pertarungan besok bukan hanya tentang siapa yang lebih baik secara teknis, tetapi siapa yang memiliki mentalitas paling baja untuk mengatasi hiruk pikuk dan tekanan di panggung final. (ian)
| Soekarno Cup Wadah Kompetisi Menarik Pemain Muda Indonesia,Peserta Puji Fasilitas Mirip Super League |
|
|---|
| Peserta Puji Fasilitas Liga Soekarno Cup 2025 Serasa Main di "Super League" |
|
|---|
| Soekarno Cup di Bali, PDIP Kumpulkan Setengah Miliar Rupiah Untuk Korban Bencana Sumatera |
|
|---|
| Soekarno Cup Bali Jadi Wadah Kompetisi Menarik Pemain Muda Indonesia, Peserta Puji Fasilitas |
|
|---|
| Banteng Jawa Timur Buktikan Mental Baja Rebut Gelar Juara Soekarno Cup Dari Banteng Bali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/JALANNYA-LAGA-Tim-Bali-saat-laga-melawan-Sulawesi-Selatan-pada-perebutan-tiket-final.jpg)