Bali United
CANDAAN Receveur dengan Lilipaly Jadi Kenyataan, Curhat Eks Ajak Gabung Bali United
Gelandang Bali United asal Belanda, Tim Receveur, mendadak jadi sorotan publik negara asalnya usai curhat soal kariernya di Liga Indonesia
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Gelandang Bali United asal Belanda, Tim Receveur, mendadak jadi sorotan publik negara asalnya usai curhat soal kariernya di Liga Indonesia dengan gaji yang sangat layak.
Tim Receveur merupakan gelandang asal Belanda yang sudah berusia 34 tahun tapi masih aktif membela Bali United di Super League 2025/2026.
Ia bergabung Bali United pada 14 Juli 2025, setelah kontraknya di Almere City selesai pada akhir musim 2024-2025.
Receveur menghabiskan banyak kariernya di Belanda dengan sejumlah klub besar, ia juga merupakan pemain jebolan Ajax U-19.
Almere City dan FC Dordrecht menjadi dua klub yang paling lama ia bela sepanjang kariernya, namun kisah menarik justru datang dari Indonesia.
Baca juga: HEAD LIGA 1 Indonesia Persis Solo Vs Bali United, Misi Kill The Game di Stadion Manahan
Baca juga: TOTAL Denda Rp345 Juta, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi ke Bali United, Insiden Flare Pelajaran Berharga
Ia mengakui level kompetisi sepak bola Tanah Air rendah, tapi gaji yang didapat dari Liga Indonesia tidak dapat disepelekan.
Banyak klub yang berani menawarkan gaji layak bagi para pemain Eropa, khususnya asal Belanda, ternasuk Bali United itu sendiri.
Bali United dilatih oleh Johnny Jansen, dan beberapa pemain Belanda selain Receveur adalah Mike Hauptmeijer, Jordy Bruijn, Thijmen Goppel, Jens Raven.
Bahkan ketika Receveur mendapatkan tawaran bermain di Timur Tengah, keputusan berkarier di Indonesia sama sekali tidak ia sesali.
"Klub-klub di mana Anda bisa mendapatkan penghasilan yang layak," kata Tim Receveur seperti dikutip Superball.id dari Voetbal Primeur.
"Di mana levelnya mungkin sedikit lebih rendah, tetapi di tempat-tempat di mana Anda bisa menikmati waktu bersama keluarga."
"Meskipun diam-diam saya juga terbuka untuk bermain di Timur Tengah, itu sama sekali tidak mungkin bagi saya," imbuhnya.
Indonesia bukan tempat asing bagi Receveur, ia mengaku sudah sempat berkunjung pada 2019 juga di Bali dan saat itu bertemu Stefano Lilipaly.
Saat itu Receveur masih bermain untuk Almere City tapi ia sempat sesumbar akan bermain untuk Bali United, meski awalnya hanya bercanda.
Enam tahun setelahnya, Receveur benar-benar mewujudkan candaannya itu dengan bergabung klub asal Pulau Dewata ini.
| Penyebab Utama Bali United Lepas Diego Campos, Cedera Parah Jadi Alasan |
|
|---|
| Diego Campos Dilepas Bali United di Tengah Performa Gemilang, Karena Cedera Ligamen Lutut? |
|
|---|
| Tak Setajam di Tampines Rovers, Boris Kopitovic Hanya Bertahan 1,5 Tahun di Bali United |
|
|---|
| SELAMAT JALAN! Dihantam Cedera Bahu, Bali United Resmi Depak Mirza Mustafic |
|
|---|
| Resmi Putus Kontrak Mirza Mustafic, Bali United Tambah Slot Pemain Asing Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/PAMIT-Pihak-klub-Almere-City-mengumumkan-Tim-Receveuer-resmi-berpisah.jpg)