Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Buka Suara Soal Masa Depan, Tangis Johnny Jansen Pecah Teringat Sang Putri di Belanda

Ketika didesak mengenai perombakan tim dan berapa persentase pemain yang akan dipertahankan untuk mengarungi musim depan.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Bali/Istimewa/Bali United 
PANTAU LATIHAN – Kepala pelatih Bali United, Johnny Jansen - Buka Suara Soal Masa Depan, Tangis Johnny Jansen Pecah Teringat Sang Putri di Belanda 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen tampil emosional hingga tak kuasa membendung air mata saat buka suara mengenai masa depannya bersama Serdadu Tridatu untuk musim depan.

Sesi konferensi pers pasca laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu 17 Mei 2026 malam, seketika berubah haru saat pelatih asal Belanda itu tak kuasa menahan rasa rindu yang mendalam pada putri kecilnya.

Menjawab pertanyaan media mengenai kejelasan masa depannya, Johnny Jansen membenarkan bahwa dirinya sudah menjalin komunikasi intensif dengan pihak manajemen Bali United.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan hitam di atas putih yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Baca juga: KANS Hengkang, 7 Pemain Bali United Habis Kontraknya, Dari M Rahmat Hingga Playmaker Teppei Yachida!

"Pertama-tama, saya sedang berbicara dengan klub tentang tahun depan. Jadi itu benar, tetapi kami belum menandatangani apa pun karena kami mendiskusikan beberapa hal," ungkap Johnny Jansen.

Ketika didesak mengenai perombakan tim dan berapa persentase pemain yang akan dipertahankan untuk mengarungi musim depan.

Jansen memilih untuk menyimpan rapat informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa etika terhadap pemain jauh lebih utama sebelum mengumumkannya ke publik.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda saat ini berapa persen yang akan pergi atau bertahan," kata dia.

"Tidak, saya pikir pertama-tama para pemain harus tahu siapa yang bisa bertahan dan siapa yang bisa pergi, dan beberapa pemain masih memiliki kontrak," imbuh Jansen.

"Setelah itu, kami berbicara dengan para pemain, baru kemudian kami akan berbicara kepada kalian dan memberi tahu apa yang akan kami lakukan," jelasnya.

Jansen bahkan sempat mencairkan suasana ruang pers dengan melontarkan candaan kepada para jurnalis yang hadir.

"Tetapi kalian harus datang ke Belanda karena minggu depan saya pulang ke Belanda, jadi jika kalian ingin informasi lebih lanjut, datanglah ke Belanda," selorohnya.

Lebih lanjut, Jansen menjelaskan bahwa durasi kontrak yang saat ini tengah dibahas bersama manajemen adalah untuk jangka pendek, yakni satu musim saja.

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan karena ada faktor keluarga yang menjadi pertimbangan besarnya saat ini.

"Untuk saat ini, kami akan berbicara tentang satu tahun. Itu bagus untuk saya karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," beber pelatih berkepala plontos itu.

"Saya sedang berpikir untuk membawa keluarga saya ke sini, itu juga pilihan yang harus kami buat. Ada banyak hal yang harus kami pikirkan," sambungnya.

Atmosfer di ruang konferensi pers mendadak berubah drastis ketika Jansen mulai menceritakan bagaimana beratnya hidup terpisah dari keluarga tercinta demi menukangi Bali United.

Matanya mulai berkaca-kaca saat menyebut nama sang anak.

"Tahun ini keluarga saya datang berlibur, mereka datang ke Bali, mereka sangat menyukainya, tetapi saya merindukan keluarga saya, itu sudah pasti," tuturnya.

"Saya merindukan putri kecil saya. Saya ingin melihat putri saya. Jadi itu sangat penting bagi saya," ucap Jansen.

Keheningan sempat melanda ruangan saat Johnny Jansen tidak mampu lagi membendung emosinya.

Air matanya jatuh ketika ingatan tentang sang putri menyelimuti pikirannya.

Sembari menyeka air mata, pelatih asal Negeri Kincir Angin tersebut meminta maaf kepada para wartawan yang hadir karena telah bersikap emosional.

"Ya, maaf teman-teman, saya menjadi emosional karena ini tentang putri saya. Ya, ini sangat penting bagi saya," ucapnya. (ian)

Sampaikan Terima Kasih ke Media

Mencoba tegar, Pelatih Bali United Johnny Jansen langsung mengalihkan momen tersebut untuk menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen media yang setia mengawal perjalanannya bersama Bali United di sepanjang musim ini.

"Namun saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua, untuk laga-laga kandang dan konferensi pers sebelum pertandingan," ujarnya.

"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang dan kalian yang sering berada di sini. Jadi terima kasih untuk musim ini," imbuh Jansen.

Jansen menambahkan bahwa fokusnya belum sepenuhnya selesai karena masih menyisakan satu laga pamungkas, sebelum akhirnya ia bisa pulang ke kampung halaman untuk melepas rindu.

"Dan kami masih memiliki satu pertandingan tersisa untuk dijalani, tetapi jika saya tidak bertemu kalian lagi, kita akan berlibur. Saya tidak tahu apa rencana yang kalian miliki, tapi mudah-mudahan kita bisa saling bertemu lagi musim depan. Terima kasih banyak," pungkasnya. (ian)

Kumpulan Artikel Bali United

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved