Pencurian di Badung
Tembok Toko Sembako di Marga Tabanan Dibobol, Puluhan Karung Beras, Minyak Goreng dan Gula Lenyap
Sebuah toko sembako yang berlokasi di wilayah Marga, Tabanan menjadi sasaran pelaku pencurian.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebuah toko sembako yang berlokasi di wilayah Marga, Tabanan menjadi sasaran pelaku pencurian.
Dalam aksinya pelaku yang masih menjadi incaran polisi membobol tembok pada bagian belakang toko.
Peristiwa tersebut terjadi di Toko Agastya yang berlokasi di Banjar Dinas Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga. Kasus ini baru diketahui pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 07.15 Wita saat pemilik toko membuka usahanya.
Baca juga: Kasus Pencurian Motor di Blahbatuh Bali Terungkap, Polisi: Jangan Meninggalkan Kunci Saat Parkir
Kapolsek Marga, AKP I Nyoman Sudarma, S.H., M.H yang dikonfirmasi Kamis 30 April 2026 menjelaskan bahwa korban, I Ketut Sumberjaya, awalnya menutup toko pada Sabtu malam 26 April 2026 sekitar pukul 19.00 Wita dalam kondisi aman. Namun saat dibuka kembali pada Senin pagi, kondisi toko sudah berubah.
“Korban melihat posisi barang-barang di dalam toko telah berantakan dan sejumlah stok sembako hilang. Setelah dicek lebih lanjut, ditemukan tembok bagian barat toko dalam kondisi berlubang, diduga menjadi akses masuk pelaku,” jelasnya.
Mengetahui kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kepada kepala wilayah setempat yang kemudian diteruskan ke Bhabinkamtibmas Desa Baru.
Baca juga: Residivis Pencurian Beraksi Bawa Mobil Ertiga, Gusti Subawa Berhasil Dibekuk Polsek Ubud
Dari laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Marga pun langsung melakukan penyelidikan.
Dari penyelidikan dan laporan korban sejumlah barang yang dilaporkan hilang yakni 9 karung beras merek Maya Asih ukuran 25 kg, 5 karung beras merek Maya Asih ukuran 10 kg, 5 karung beras merek Maya Asih ukuran 5 kg. 16 karung beras tanpa merek ukuran 24 kg, 12 kemasan minyak goreng merek Tropika ukuran 2 liter. 1 pak minyak goreng ukuran 0,5 liter, 20 bungkus gula merek Star Sweet
"Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10.345.000," bebernya.
Pihaknya menduga pelaku masuk dengan cara melubangi tembok toko di bagian barat. Hingga saat ini, identitas pelaku maupun motif pencurian masih dalam proses penyelidikan.
“Anggota telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan, serta menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap pelaku,” imbuhnya. (*)
Berita lainnya di Pencurian di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polsek-Marga-Tabanan-saat-melakukan-olah-TKP-terkait-kasus-pencurian-63.jpg)