Terpidana Mati di Bali
Myuran dan Andrew Didatangi Rohaniwan
"Kami tadi sempat berkomunikasi, namun tidak membicarakan tentang eksekusi,"
Penulis: Eviera Paramita Sandi | Editor: Iman Suryanto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terpidana hukuman mati asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan didatangi rohaniawan di Lapas Kerobokan Denpasar, Senin (19/1/2015).
Pria yang mengaku sebagai evangelist atau penginjil dari gereja Abalove Jakarta ini bernama Matius Arif, ia mengatakan sempat melakukan doa bersama dengan Andrew dan Myuran.
"Kami tadi sempat berkomunikasi, namun tidak membicarakan tentang eksekusi," ujar Matius usai melakukan kunjungan.
Meskipun tidak membicarakan tentang eksekusi yang bisa saja terjadi Andrew dan Myuran, namun, mereka sempat memperbincangkan soal eksekusi mati yang sudah dialami enam orang terpidana kemarin.
"Ya kalau ngobrol soal itu pasti ada lah," lanjut Matius.
Ia pun akhirnya mengajak Myuran dan Andrew untuk berdoa bersama untuk mendoakan para terpidana yang sudah dieksekusi tersebut, tanpa membahas hukuman untuk Myuran dan Andrew. Mengingat hal itu adalah isu di luar dan tidak etis menanyakan soal eksekusi terhadap mereka sendiri (*)