Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Penyebab Banjir di Monang-Maning Denpasar

Terlihat tumpukan sampah kayu, botol, plastik, bahkan bekas kasur yang ditemukan oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Kebersihan

Tayang:
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Tumbukan sampah yang menyumbat gorong-gorong di bawah jalan dan sungai yang berada di belakang perumahan di daerag Monang Maning, Jalan Batukaru, Gang Padang, Pemecutan, Denpasar Barat, Selasa (15/12/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banjir yang terjadi di Gang Padang, Jalan Batukaru, Desa Pemecutan, Monang-Maning, Denpasar Barat, Selasa (15/12/2015) pagi disebabkan tumpukan sampah yang tersumbat di gorong-gorong.

Terlihat tumpukan sampah kayu, botol, plastik, bahkan bekas kasur yang ditemukan oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar.

Menurut Putu Agus Setiawan, warga yang tinggal tepat di ujung Gang Padang itu, banjir sudah terjadi sejak pukul 08.00 Wita.

Sebelum hujan turun, petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar sudah menurunkan tiga truk untuk mengangkut sumbatan sampah yang terjadi di lingkungan itu.


Kepala Dinas Pu Kota Denpasar, I Ketut Winarta tampak blusukan ke lokasi banjir di daerah Monang Maning, Jalan Batukaru, Gang Padang, Desa Pemecutan, Denpasar Barat, Selasa (15/12/2015) (TRIBUN BALI/I WAYAN ERWIN WIDYASWARA)

Belum selesai petugas DKP mengakut sampah yang tersumbat di sungai dekat perumahan tersebut, tiba-tiba hujan deras mengguyur.

Derasnya hujan membuat petugas DKP kewalahan dan akhirnya menyerah.

"Tadi DKP sudah menyerah karena keburu hujannya deras. Nah tadi itu air sungai yang di sana (di belakang perumahan) meluap sampai melewati tembok. Nah karena airnya terlalu tinggi jadi tadi dibongkar temboknya sama mereka. Kalau tidak dibongkar bisa parah itu," tutur Agus kepada Tribun Bali.

Pantauan Tribun Bali sekitar pukul 13.10 wita, terlihat sejumlah truk DKP Denpasar sudah diturunkan untuk mengangkut sampah yang menyumbat sungai dan gorong-gorong yang berada tepat di bawah jalan di gang itu.

Sampah botol, kayu, plastik, bekas sofa, dan bekas kasur sudah diangkut dan akhirnya air yang menggenang pun mulai surut.

Kepala Dinas PU Kota Denpasar, Ketut Winarta dan Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Joni Ariwibawa langsung turun ke lokasi untuk meninjau lokasi banjir.

Winarta dan Ariwibawa yang masih mengenakan seragam dinas berwarna cokelat tampak blusukan melihat gorong-gorong yang menyebabkan air sungai meluap.

Kepada Tribun Bali, Winarta mengatakan bahwa penyebab utama terjadinya banjir di sana karena ada pohon kelapa yang nyangkut di bawah gorong-gorong tepat di ujung selatan Gang Padang.

"Sebelumnya kami sudah pernah tinjau. Karena batang kelapanya berada di gorong-gorong yang berada di bawah jalan ini makanya kami kesulitan. Petugas sempat turun tapi karena oksigennya kurang mereka tidak berani ke dalam (gorong-gorong)," kata Winarta yang didampingi Camat Denbar kepada Tribun Bali. (*)

BACA BERITA LAIN:

Seorang Wanita Hanyut Usai Membuang Kasur ke Dalam Sungai

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved