Wow, Ada 115 Titik Hotspot di Kuta
Untuk Badung Free wifi merupakan CSR yang disumbangkan oleh PT. Biznet Networks secara bebas biaya kepada Pemkab Badung
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Guna memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan mudah khususnya terhadap layanan informasi kepada masyarakat, mulai Jumat (24/6/2016) kemarin, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meluncurkan layanan "Badung Free Wifi" di Kawasan Kampung Touris Kuta.
Layanan Badung Free Wifi yaitu layanan nirkabel koneksi internet secara gratis yang tersebar di 115 titik khusus di kawasan kecamatan Kuta.
Peluncuran Badung Free Wifi atas kerjasama Pemkab Badung dengan PT. Biznet Networks.
Dalam peluncuran tersebut, juga disosialisasikan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) oleh Dishubkominfo Provinsi Bali dan Komisi Informasi Bali.
Acara dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata, perwakilan dari Dishubkominfo Provinsi Bali, Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali Agus Astapa, Direktur PT. Biznet Adi Kusma, Kadishubkominfo Badung I Wayan Weda Dharmaja serta pimpinan SKPD Badung.
Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, peluncuran Badung free wifi ini adalah salah satu komitmen Pemkab Badung dalam memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Hal ini juga sangat sejalan dengan visi misi Giriasa dengan smart citynya dengan tujuan memberikan kemudahan dan akses bagi masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami apresiasi PT Biznet yang telah bekerjasama untuk Badung free wifi ini. Kami harapkan peluncuran ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Badung, Bali, Indonesia bahkan wisatawan dalam mengakses informasi yang dibutuhkan.
Ini salah satu bukti pelayanan yang cepat, tepat dan murah," imbuhnya. Bupati Giriasa juga menegaskan, Pemkab Badung kedepan akan mencanangkan desa berdikari yang masuk dalam smart city.
Dimana urusan berkenaan dengan administrasi oleh masyarakat dapat diakses langsung di kantor desa.
"Paling tidak 10 desa di Badung dalam anggaran perubahan ini akan kita masuk dalam tatanan desa berdikari, dengan konsep smart city," jelasnya.
Keterlibatan pihak swasta dalam membangun badung ini sangat diapresiasi. Ini membuktikan adanya gerakan tri partied yakni pemerintah, swasta dan masyarakat.
Dan SKPD kedepan harus berkonsentrasi dengan pelayanan masyarakat.
Dijelaskan, konsep ini telah dirampungkan dalam RPJMD Semesta Berencana Badung 2016-2021.
"Mari lakukan bersama-sama, dan kami sudah amat siap kabupaten Badung kedepan menjadi role model dalam pengelolaan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wifi_20160624_134414.jpg)