'Linuh, Linuh!' Warga Batubulan Berhamburan ke Luar Rumah
Mereka menghentikan aktivitas mereka di dalam rumah dan beranjak ke luar mencari tanah lapang.
Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gempa berkekuatan 5,2 SR mengguncang Pulau Bali, Minggu (12/2/2017).
Warga yang tinggal di Jalan Pratu Made Rambug Gang Medori, Banjar Sasih, Batubulan, Gianyar, Bali berhamburan keluar rumah ketika gempa terjadi.
Baca: BREAKING NEWS: Gempa Guncang Klungkung Bali, Jendela Perkantoran di Gianyar Ikut Bergetar
Baca: Begini Kondisi Pelabuhan Pasca Gempa di Klungkung
Baca: Gempa Klungkung Terasa Sampai ke Lombok
Mereka menghentikan aktivitas mereka di dalam rumah dan beranjak ke luar mencari tanah lapang.
Ibu-ibu menggendong anak-anak mereka.
Seorang warga berteriak “Linuh, ada Linuh!”.
Suasana Minggu siang yang tenang di pinggir Kota Denpasar menjadi pecah oleh teriakan warga.
Gempa terasa hingga Sukawati.
Seorang pegadang sate babi, Made Winarsih, mengatakan gempa yang dirasakan amat keras.
Bahkan tumpukan air mineral yang ia susun di meja sampai terjatuh.
“Saya takut sekali tadi. Gempanya keras tapi nggak lama. Air mineral yang saya tumpuk sampai jatuh,” katanya.
Menurut informasi resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, gempa terjadi pukul 12.25 Wita. Episenter terletak pada koordinat 9.73 LS dan 115.62 BT, pada kedalaman 10 km tenggara Klungkung, Bali.
Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan, bahwa gempabumi berupa guncangan kuat dirasakan hampir diseluruh wilayah Pulau Bali bagian selatan dengan kekuatan antara III-IV Modified Mercally Intensity (MMI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-di_20170212_141518.jpg)