TribunBali/

Gunung Agung Terkini

Sebelum Meletus, Merapi Gempa Sekitar 250 Kali Per Hari, Sedangkan Gunung Agung Dua Kali Lipat

Pola Gunung Agung merupakan pola baru untuk dipelajari. Berbeda dengan gunung api lainnya.

Sebelum Meletus, Merapi Gempa Sekitar 250 Kali Per Hari, Sedangkan Gunung Agung Dua Kali Lipat
Tribun Bali/Rizal Fanany
Warga memanen hasil pertanian di Desa Amed dengan latar belakang Gunung Agung, Karangasem, Selasa (26/9/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devi Kemal Syahbana mengatakan, jumlah gempa yang terjadi di gunung Agung rata-rata dua kali lipat dari gempa pada saat Gunung Merapi meletus 2010 silam.

Menurutnya, sebelum meletus Gunung Merapi mengalami kegempaan rata-rata 250 kali tiap harinya.

Sedangkan gunung Agung, sejak ditetapkan pada level awas tiap harinya mengalami gempa vulkanik dan tektonik lebih dari 500 kali.

Bahkan pernah mencapai 900 kali.

"Di sana kurang dari 250 kali sudah meletus, Gunung Agung sekarang dua kalinya belum erupsi," kata Devi, Rabu (4/9/2017) malam. 

Karena itu, Gunung Merapi tidak bisa dijadikan pola untuk mempelajari Gunung Agung.

Pola Gunung Agung merupakan pola baru untuk dipelajari.

Berbeda dengan gunung api lainnya, Gunung Agung tidak memiliki pola pembanding.

Hal ini tidak lepas dari minimnya data instrumental letusan tahun 1963.

Karena itu aktivitas vulkanik Gunung Agung tahun 2017 merupakan pelajaran pola ilmiah yang baru dipelajari.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help