TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Gunung Agung Diguncang Lebih Dari 18 Ribu Gempa Sejak Status Waspada Hingga Status Awas

Dengan tingginya jumlah kegempaan tersebut menunjukan aktivitas magmatik yang sangat tinggi di dalam tubuh Gunung Agung.

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Mengenai kondisi terkini Gunungapi Agung, Kasubid Mitigasi Gunungapi Wilayah Timur PVMBG, Devy Kemal Syahbana mengatakan Gunungapi Agung telah diguncang gempa sebanyak 18 ribu lebih.

Dimana jumlah ini terhitung dari Gunung Agung dinyatakan naik status jadi waspada pada 14 September 2017 yang lalu hingga Selasa (10/10/2017) lusa kemarin dimana Gunung Agung telah berstatus Level IV (Awas).

Devy menyampaikan jumlah ini diperkirakan lebih besar karena sebelum dinaikan jadi waspada telah terjadi gempa dalam jumlah besar.

"Sejak waspada sampai kemarin gunung Agung sudah diguncang 18.228 kali gempa, itu belum termasuk sebelum dinaikan statusnya dan perhitungan secara utuh hari ini. Jadi kemungkinan akan terus bertambah," ungkap Devy, Rabu (11/10/2017) kemarin.

Ia menjelaskan jumlah gempa tersebut 11.860 diantaranya gempa vulkanik dalam sebanyak 5.269, gempa vulkanik dangkal dan 1.099 gempa tektonik dangkal.

Bahkan 43 diantaranya getarannya terasa sampai di pos pantau Desa Rendang, Karangasem yang letaknya 12 km dari puncak Gunungapi Agung diluar zona kawasan rawan bencana (KRB) satu.

Gempa mayoritas terjadi pada kedalaman 5-10 km.

Dengan tingginya jumlah kegempaan tersebut menunjukan aktivitas magmatik yang sangat tinggi di dalam tubuh Gunung Agung.

Jika dibandingkan dengan gunungapi lainnya tentu jumlah kegempaan di sini terbilang tidak biasa.

Di gunung lain, seperti Soputan misalnya kegempaan baru mencapai ribuan jika dihitung setelah gunung meletus.

Hingga sampai saat ini aktivitas vulkanik Gunungapi Agung masih tinggi. 

"Dapat diamati dari jumlah gempa yang terus berfluktiasi dan deformasi atau ukuran gunung yang terus naik. Berdasarkan pengamatan aktivitas tersebut maka peluang terjadinya letusan masih cukup tinggi. peluang untuk gunung Agung meletus masih lebih tinggi dibandingkan peluang untuk tidak meletus," ujarnya. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help