Home »

Video

Dokter Gadungan Ngaku Praktek di RSUP Sanglah, Begini Korban yang Tertipu Lalu Menjebaknya

Korban penipuan dokter gadungan sejak Desember 2017 lalu menginterogasi pelaku sesaat setelah merasa curiga

Dokter Gadungan Ngaku Praktek di RSUP Sanglah, Begini Korban yang Tertipu Lalu Menjebaknya
Tribun Bali/Busrah Hisam Ardans
Barang bukti pengungkapan dokter gadungan di Polsek Denpasar Barat yang dipimpin oleh Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Korban penipuan dokter gadungan sejak Desember 2017 lalu menginterogasi pelaku sesaat setelah merasa curiga karena tidak ada perubahan selama pengobatan.

Dalam konferensi pers di Polsek Denpasar Barat, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 11.30 Wita, Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena menuturkan korban menaruh curiga kepada pelaku yang bernama Ni Made Kunti itu karena selama pengobatan tak kunjung merasa adanya perubahan.

Baca: MIRIS! Nyaru Jadi Dokter Spesialis Bedah, Ni Made Kunti Tipu Pasien Kanker Hingga Kuras Rp 20 Juta

Kapolsek dan jajaran melakukan konferensi pers terkait penipuan dokter gadungan, di Polsek Denpasar Barat, Selasa (15/5/2018).
Kapolsek dan jajaran melakukan konferensi pers terkait penipuan dokter gadungan, di Polsek Denpasar Barat, Selasa (15/5/2018). (Tribun Bali/Busrah Ardans)

"Awal pengakuan korban dan pelaku ini kenal di jalan lalu dia mengatakan mengeluh sakit dan si dokter gadungan mengatakan bisa merawatnya dan mengaku praktek di Sanglah. Sepakatlah mereka dan mengadakan pertemuan selama 4 kali tapi hasilnya tidak sembuh-sembuh. Akhirnya korban berinisiatif mengecek ke Sanglah dan benar tidak ada dokter atas nama Della. Kemudian si korban menelpon lagi untuk mau berobat namun pas setiba di rumahnya korban telah memanggil Kepala Dusun dan Babin untuk menginterogasi, dan akhirnya dia mengaku," jelas Sumena.

Dari informasi tambahan, Sumena korban melapor pelaku asal Tabanan itu ke Polsek dan tim mengamankan barang bukti.

"Jadi ini ada baju safari seperti dokter berwarna putih, plat nama, obat, suntik ada sepatu yang ditemukan di kamar kosnya. Sementara pelaku sendiri juga bukan lulusan dari kesehatan, artinya hanya sekolah SMA biasa. Obat-obatan dan alat kesehatan tersebut diperolehnya dari apotik," tambahnya.

Polsek Denpasar Barat saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada korban yang berhasil ditipu pelaku. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help