Gunung Agung Terkini

7 Bulan Jalan Besakih-Muncan Terputus, Begini Kondisinya Sekarang

Jalan pintas yang biasa dilalui warga Besakih maupun Muncan, Kecamatan Selat sudah 7 bulan terputus.

7 Bulan Jalan Besakih-Muncan Terputus, Begini Kondisinya Sekarang
Tribun Bali/Busrah Ardans
Kondisi jalan yang menghubungkan Kesimpar, Besakih-Muncan, Selat terputus sejak 7 bulan lalu, Minggu (8/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jalan pintas yang biasa dilalui warga Besakih maupun Muncan, Kecamatan Selat sudah 7 bulan terputus.

Kondisi jalan yang berada di sekitar aliran air sungai Yehsah itu terputus akibat banjir.

Saat diwawancarai tribun-bali.com di lokasi, Minggu (8/7/2018) siang tadi, Komang Darmayasa asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih, Rendang, Karangasem mengungkapkan jalan yang menghubungkan Kecamatan Selat dengan Kesimpar kini tidak bisa dilalui.

"Sejak tujuh bulan lalu pak. Banjir pas erupsi pertama gunung Agung waktu itu. Setelah itu kalau mau ke Selat harus lewat barat, jauh jadinya. Kalau lewat sini lebih dekat," ungkap dia.

Dulunya, tambah dia, jalan juga digunakan masyarakat ke pasar. Dirinya juga mengakui biasa menggunakan jalan tersebut untuk bermain futsal di Selat.

Sementara Ketut Suwardana yang tampak sedang bekerja di sekitar sungai Yehsah mengaku bisa dilewati motor maupun truk.

Hanya saja dari pantauan tribun-bali.com kendaraan harus ekstra hati-hati karena terlihat jalanan dipenuhi bebatuan juga pasir sungai. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help