Ni Wayan Parwati Meninggal Usai Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Laut, Begini Komentar Polisi

Ni Wayan Parwati (37), menghembuskan napas terakhir di Perairan Tulamben, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kamis (9/8).

Ni Wayan Parwati Meninggal Usai Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Laut, Begini Komentar Polisi
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi 

"Sekitar pukul 10.00 Wita, peserta diving menyelam untuk mengibarkan bendera merah putih. Pengibaran berjalan lancar dan mereka berenang  tanpa ada hambatan apapun. Proses pengibaran bendera berjalan selama 13 menit," ujarnya.

Setelah pengibaran, rombongan mengelilingi bendera selama 10 menit. Korban memberi kode menyatakan diri dalam keadaan baik-baik saja selama pengibaran bendera tersebut.

"Saat di kedalaman enam meter, saat melaksanakan pengibaran bendera, Ni Wayan Parwati menyatakan diri baik," kata dia.

Setelah pengibaran, Parwati tak mengeluhkan sesuatu apa pun. Kemudian instruktur mengajak rombongan untuk kembali ke permukaan.

Saat itu ia juga masih mengaku baik. Namun masalah datang sejurusnya.

Tiba di permukaan, pemandu menanyakan kondisi Parwati. Namun ia tak menjawab. Kondisinya mendadak melemah. 

Pertolongan 15 Menit

Setelah mengetahui keadaan Ni Wayan Parwati melemah, pemandu meminta bantuan ke pemandu pendamping untuk mengevakuasi korban menuju pantai.

Beberapa warga memberikan pertolongan selama 15 menit. Ia kemudian langsung dievekuasi menuju Puskesmas Kubu I.

"Sampai di puskesmas korban dinyatakan  meninggal dunia. Jenazah korban diserahkan ke keluarganya dan keluarga mengikhlaskan atas meninggalnya korban sehingga tak diautopsi. Ini dikuatkan dengan surat pernyataan," ujar Kapolsek Kubu, AKP Made Suadnyana.

Lalu, apa penyebab kematian Ni Wayan Parwati? AKP Made Suadnyana belum berani memastikan. Tak ada tanda kekerasan.

Korban yang menggunakan pakaian selam berwarna merah putih tersebut hanya mengeluarkan busa dari mulutnya. (ful)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help