12 Garapan Lintas Bidang Hasil P2S ISI Denpasar Ditampilkan di Bentara Budaya Bali

12 dosen menampilkan 12 karya hasil Penelitian dan Penciptaan Seni (P2S) ISI Denpasar di Bentara Budaya Bali.

12 Garapan Lintas Bidang Hasil P2S ISI Denpasar Ditampilkan di Bentara Budaya Bali
Tribun Bali/Putu Supartika
Festival of Indonesianity in the Art (FIA) di Bentara Budaya Bali 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - 12 dosen menampilkan 12 karya hasil Penelitian dan Penciptaan Seni (P2S) ISI Denpasar di Bentara Budaya Bali.

Acara ini dibuka, Senin (10/9/2018) malam kemarin.

Baca: Penduduk di Negara Ini Mengaku Sebagai Inkarnasi Terbaru Dari Para Alien Yang Dijuluki Jaguar

Baca: Pengakuan Mengejutkan Fela, Gadis Indonesia yang Jual Keperawanannya Hingga Ungkap Fakta Begini

Baca: Chika Jessica Muncul dengan Perut Buncit Dikira Hamil, Faktanya Bikin Ngakak

Baca: Gadis Asal Indonesia Ini Jual Keperawanannya Via Cinderella Escorts, Fela Sebut Ortu Sudah Tahu

Untuk seni pertunjukan akan ditampilkan selama dua hari hingga hari ini, Selasa (11/9/2018).

Sementara untuk lukisan, fotografi, maupun kerajinan akan dipamerkan hingga 20 September 2018.

Acara ini diberinama Festival of Indonesianity in the Art (FIA) #1 dengan mengambil tema Empowering Taksu.

Ketua panitia acara, Ni Luh Sustiawati mengatakan semua karya yang ditampilkan merupakan hasil dari sebuah penelitian.

"Hal ini dilakukan agar hasil penciptaan senantiasa berbasis penelitian dan penciptaan nilai-nilai lokal serta nasional yang mampu membawa kekhasan dalam pementasan atau pameran," katanya.

Dalam acara ini ditampilkan tiga garapan seni tari yaitu Tari Kreasi Genitri, Tari Bedhaya Putri Cina "Bhatari Krodha," dan Tari Kebyar Andrepati.

Sebuah garapan karawitan berjudul Greng srbuah penataan gending-gending klenengan.

Karya seni pedalangan yaitu Wayang Wong Inovatif Kumbakarna Lina.

Film dokumenter "Sesuluh" yang merupakan film dokumenter tentang Wayang Kamasan sebagai media pembentuk karakter bangsa.

Seni lukis sebanyak lima buah bertema problematika realita kehidupan agraris dalam imajinasi kreatif.

Fashion berupa busana endek motif pepatraan.

Desain interior, fotografi, desain komunikasi fisual, maupun karya kriya juga dipamerkan.

Keduabelas seniman yang juga dosen ISI Denpasar yang terlibat dalam acara ini yaitu I Wayan Gulendra, AA Ngr Anom Mayun K. Tenaya, Ida Bagus Trinawindu, I Kadek Dwi Noorwatha, Cok Istri Puspawati Nindhia, I Ketut Buda, I Nyoman Laba, Dyah Kustiyanti, Saptono, I Kadek Widnyana, I Gede Gunadi Putra, I Gede Oka Surya Negara. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved