Kisah Pilu Ni Wayan Aprilia, Bayi Asal Klungkung Terlahir Tanpa Anus dan Kelopak Mata

Ni Wayan Aprilia Setianingsih menangis di dekapan ibunya, Ni Nengah Sureti (36), Kamis (11/1).

Kisah Pilu Ni Wayan Aprilia, Bayi Asal Klungkung Terlahir Tanpa Anus dan Kelopak Mata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ni Nengah Sureti menggendong putrinya, Ni Wayan Aprilia Setianingsih, Kamis (10/1/2019). Balita berusia delapan bulan ini terlahir tanpa anus dan kelopak mata. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Ni Wayan Aprilia Setianingsih menangis di dekapan ibunya, Ni Nengah Sureti (36), Kamis (11/1).

Balita berusia delapan bulan itu tidak memiliki kelopak mata. Ia juga terlahir tanpa anus.

Mata Nengah Sureti berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, di Banjar Tengah, Desa Gunaksa, Dawan, Klungkung. Tak pernah terlintas dalam pikirannya sang buah hati terlahir dengan keadaan demikian.

Tak juga ada yang aneh selama mengandung terlebih ia rajin memeriksakan kandungannya ke bidan.

"Saat diperiksakam normal saja, saya ada keanehan selama mengandung," ujar Sureti.

Ni Nengah Sureti (36) sedang menggendong putrinya, Ni Wayan Aprilia Setianingsih ketika ditemui di kediamannya di Banjar Tengah, Desa Gunaksa, Klungkung, Kamis (11/1/2019). Bayi tersebut terlahir tanpa anus dan kelopak mata
Ni Nengah Sureti (36) sedang menggendong putrinya, Ni Wayan Aprilia Setianingsih ketika ditemui di kediamannya di Banjar Tengah, Desa Gunaksa, Klungkung, Kamis (11/1/2019). Bayi tersebut terlahir tanpa anus dan kelopak mata (TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA)

Hari yang ditunggu-tunggu tiba, putrinya itu lahir tanggal 4 April 2018 dengan normal di praktik bidan di wilayah Gunaksa.

Namun ketika lahir, putrinya itu tampak tidak memiliki hidung dan bahkan tanpa kelopak mata dan anus.

"Saat lahir bahkan seperti tidak ada hidungnya. Lebih terpukul lagi, saat dikasi tahu jika anak saya terlahir tanpa anus," ungkapnya.

Baca: Kisah Wayan Aprilia, Tiap 4 Hari Harus Beli Kantong Kolostomi Seharga 200 Ribu

Melihat kondisi putri bungsunya seperti itu, Sureti dan suaminya, Wayan Pejang merasa sangat terpukul.

Bidan lalu merujuk Ni Wayan Aprilia ke Rumah Sakit Bintang dan sempat rawat inap selama 12 hari di rumah sakit swasta di Klungkung tersebut.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved