Shalter Anjing Milik WNA di Nusa Penida Dikeluhkan Warga, Satpol PP Klungkung Turun Mediasi
Kapolres Karangasem, I Made Santika mengatakan, mutasi jabatan itu merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan 10 orang tersangka beserta barang bukti sebanyak 1.788 tabung gas berbagai ukuran.
Ketertarikannya pada dunia Paskibraka berawal sejak duduk di bangku sekolah dasar, karena gemar mengikuti kegiatan gerak jalan.
Padahal seharusnya gas elpiji bersubsidi tidak boleh didistribusikan ke daerah lain, terlebih ke luar pulau.
Namun, Bupati Satria menilai bantuan bagi warga lanjut usia dengan kondisi kesehatan berat tidak cukup hanya berupa sembako.
Aparat kepolisian terus melakukan pengembangan pasca terbongkarnya praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi di Karangasem.
Komang Berhadap Bisa Bawa Bendera Pusaka, Siswi SMA N 1 Kubu Lolos Seleksi Paskibraka Nasional
Camat Sidemen mengatakan, dirinya mengaku sudah dua kali melaporkan kondisi jalan itu ke pihak Provinsi
Bertahun-tahun rusak, berkali-kali viral, namun jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Bali itu tidak kunjung diperbaiki.
Kerusakan jalan di Kecamatan Sidemen-Klungkung terus mendapatkan keluhan masyarakat.
Pertengkaran dua orang pemuda ini, ternyata dipicu persoalan utang piutang sebesar Rp150 ribu.
Upaya Atasi Kemacetan, Denpasar Target Pengguna Bus Sekolah Capai 1200 Siswa per Hari
Kerap Jadi Jalur Macet di Nusa Penida, Perbaikan Jalan Sampalan-Toyapakeh Telan Anggaran Rp50,6 M
Pemkab Klungkung Waspadai Hantavirus, Setiap Faskes Diminta Deteksi Dini
Tim Surveilans dari Dinas Kesehatan Klungkung, saat ini turun ke desa-desa hingga tingkat dusun.
Menurutnya, perlu ada pemberdayaan dan dukungan pemasaran agar generasi muda tertarik menekuni seni lukis Wayang Kamasan.
Selain menjadi ajang uji tanding, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antar perguruan pencak silat di Bali.
Dalam laporannya, korban mengaku dihadang lima orang tidak dikenal dan kehilangan tas selempang beserta uang tunai sekitar Rp1.000.000.
Seorang pria asal Jawa Timur berinisial FAH (31) sempat membuat geger warga Nusa Penida setelah mengaku menjadi korban pembegalan