Temui Entreprenur Muda, Cok Ace Pesankan Ini
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) berharap agar anak muda Bali serius menggeluti dunia bisnis serta memajukan UKM
Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) berharap agar anak muda Bali serius menggeluti dunia bisnis serta memajukan Usah Kecil Menengah (UKM) di Bali.
Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dari International Council for Small Business (ICSB) Cabang Gianyar yang dipimpin oleh Ketua I Wayan Gede Ari Danangga di ruang kerjanya, Selasa (15/1/2019).
Ia mengapresiasi semangat anak muda yang masih dinamis dan suka hal baru terutama dalam mengembangkan semangat kewirausahaan di Bali.
Menurutnya, wirausaha sangat diperlukan untuk memajukan perekonomian Bali.
“Namun satu hal yang penting, tiap UKM harus selalu memperhatikan Quality Control produknya, agar bisa diterima di pasar internasional,” jelasnya.
Di samping kontrol terhadap kualitas produk, ia menambahkan UKM juga perlu mengetahui tren pasar.
“Tren pasar selalu berubah, jadi UKM harus selalu mengikuti. Jadi selain Quality Control, tren juga menjadi penentu suatu kerajinan UKM bisa masuk ke pasar modern di Bali,” imbuhnya.
Lebih jauh Cok Ace berharap agar anak muda Bali bisa serius menjalankan dunia bisnis tersebut.
Sehingga ke depan masyarakat Bali tidak hanya cakap dalam memproduksi karya seni, namun lebih dari itu diharapkan juga agar mereka juga bisa memasarkannya.
Baca: Alycia Yakin Ambil Jalan Pengusaha, Merasa Lebih Bebas Tentukan Langkah
Baca: Walikota Rai Mantra Apresiasi Hadirnya Buku 50 Pengusaha Muda Denpasar
Baca: Pengusaha Muda Bali Berbagi Kisah Perjalanan Merintis Usaha
“Jangan hanya pintar untuk membuat patung saja, namun kita juga harus bisa menjual hingga ke pasar internasional,” tandasnya.
Sementara Gede Ari Danangga menjelaskan bahwa organisasinya semangat mengajak anak muda untuk menjadi pengusaha sekaligus memajukan UKM yang ada di Bali.
Akan tetapi, beberapa kendala yang dihadapi selama ini di lapangan adalah produk UKM Bali cenderung masih sedikit dipasarkan di pasar modern seperti Toko Oleh-Oleh.
Untuk itu, pihaknya akan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) membahas permsalahan tersebut bertempat di Gedung PLUT, Samuan Tiga, Gianyar pada tanggal 22 Januari mendatang.
Adapun tujuan FGD tersebut adalah agar pihak-pihak terkait bisa mengusahakan upaya pemajuan UKM dengan membantu mendorong pasar modern memberikan ruang lebih dalam pemasaran produk asli Bali.
“Pasar modern di sini bisa diartikan Pasar Oleh-Oleh, Street Market di pusat wisata bahkan hingga di Bandar Udara Ngurah rai,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wakil-gubernur-bali-cok-ace-menerima-audiensi-dari-international-council-for-small-business.jpg)