Sesuhunan Macepuk ring Catus Pata Semarapura, Simbol Keharmonisan dan Kedamaian Jagat

Ribuan pemedek mengikuti ritual macepuk yaitu ritual bertemunya dua sesuhunan sebagai simbol keharmonisan

Sesuhunan Macepuk ring Catus Pata Semarapura, Simbol Keharmonisan dan Kedamaian Jagat
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ribuan pemedek mengikuti ritual macepuk, Selasa (29/1/2019). Macepuk adalah ritaul bertemunya dua sesuhunan sebagai simbol keharmonisan. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ribuan pamedek berkumpul di Catus Pata Kota Semarapura, Selasa (29/1/2019), pukul 09.00 Wita.

Ida Sesuhunan Dalem Serongga, Desa Pakraman Serongga, Gianyar dan Sesuhunan Duwe Pura Taman Sari di Desa Tojan, Desa Pakraman Gelgel, Desa Tojan, Klungkung macepuk (bertemu) di Catus Pata Kota Semarapura.

Panglingsir Pura Taman Sari Tojan, Klungkung  Ketut Suastika menjelaskan, tradisi ini pernah digelar lima tahun lalu sebagai wujud keharmonisan.

Dengan pertemuan sesuhunan ini, diharapkan akan membawa kedamaian bagi semua masyarakat Bali.

Ribuan pemedek mengikuti ritual macepuk, Selasa (29/1/2019). Macepuk adalah ritaul bertemunya dua sesuhunan sebagai simbol keharmonisan.
Ribuan pemedek mengikuti ritual macepuk, Selasa (29/1/2019). Macepuk adalah ritaul bertemunya dua sesuhunan sebagai simbol keharmonisan. (Tribun Bali/Eka Mita Suputra)

"Kami mempercayai beliau masemetonan (bersaudara). Selain itu dipercaya juga sebagai simbol perdamain dan kesejahteraan untuk umat ke depan. Dua sesuhunan ini harus bertemu. Hanya saja tidak pasti waktunya. Bisa satu tahun, atau paling lambat lima tahun sekali. Itu tergantung pikayunan (pawisik)," jelasnya.

Jika tidak bertemu di Catur Pata Kota Semarapura, terkadang dua sesuhunan ini dipertemukan di masing-masing pura, yakni Pura Dalem Serongga, Gianyar atau Pura Taman Sari, Tojan Klungkung.

Panitia ritual, I Wayan Soma mengatakan, bertemunya dua sesuhunan itu merupakan rangkaian dari Karya Pujawali di Pura Taman Sari, Desa Tojan,  Kecamatan Klungkung yang puncaknya digelar hari ini.   

Adapun rute iring-iringan Ide Sesuhunan Dalem Serongga dimulai dari Desa Lebih menuju Bypass Ida Bagus Mantra kemudian menuju Desa Negari, dari Desa Negari menuju Desa Banjarangkan, dari Desa Banjarangkan ke arah timur menuju Desa Umasalakan, lalu keselatan menuju Desa Losan menuju Desa Takmung kemudian ke arah timur menuju catus pata Klungkung. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved