Bali United

Serdadu Tridatu Muda Lolos ke Babak Semifinal Piala Soeratin U-17 Usai Kalahkan BJL 2000 Semarang

Bali United U-17 berhasil lolos ke babak semifinal Piala Soeratin U-17 Putaran Nasional, setelah menang melawan tim BJL 2000 Semarang dengan skor 2-1

Serdadu Tridatu Muda Lolos ke Babak Semifinal Piala Soeratin U-17 Usai Kalahkan BJL 2000 Semarang
Dok. pribadi I Made Tri Somanada
I Made Tri Somanada saat bertanding melawan BJL 2000 Semarang di Stadion Gelora Brantas, Malang, Jawa Timur, Selasa (5/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali United U-17 berhasil lolos ke babak semifinal Piala Soeratin U-17 Putaran Nasional, setelah menang melawan tim BJL 2000 Semarang dengan skor 2-1 pada babak delapan besar di Stadion Gelora Brantas, Malang, Jawa Timur, Selasa (5/2/2019).

Gol berhasil tercipta lewat sundulan pemain BU U-17, Komang Tri Arta Wiguna pada menit ke-11 babak pertama.

Berselang tiga menit kemudian, tim BJL 2000 Semarang sukses menyamakan kedudukan lewat gol dari penyerang Irfan Jauhari.

Babak pertama  berakhir imbang dengan skor 1-1.

Pada babak kedua menit ke-89, striker Kadek Yoga Prasetya membawa Bali United U-17 unggul hingga pertandingan berakhir.

Baca: Prabowo Sebut Dirinya Bingung Negara Ini Punya Siapa : ‘Punya Genderuwo Katanya’

Baca: Bank Sampah Cemara Pangkung Tabanan Olah Sampah Plastik Jadi Minyak

Menurut kapten Bali United U-17, I Made Tri Somanada, pertandingan Selasa kemarin merupakan pertandingan paling sulit.

Dikatakannya, para pemain BJL 2000 Semarang memiliki kualitas yang  bagus dan penyerang yang cepat.

“Sebenernya pertandingan kemarin (Selasa, 5/2/2019) yang paling sulit kami hadapi, karena kualitas pemain BJL 2000 memang bagus-bagus, apalagi penyerangnya cepat-cepat, tapi untungnya kami benar-benar menjalankan instruksi pelatih dengan baik, serta disiplin bertahan karena strategi pelatih menyuruh bertahan dan mengandalkan serangan balik,” jelasnya saat dihubungi Tribun Bali, Rabu (6/2/2019).

Diungkapkan Somanada, hujan dan lapangan yang becek menyebabkan pergerakan pemain menjadi lebih sulit dan pertandingan bertambah berat.

Baca: Kalaksa BPBD Bali Minta Unit Kerja Awasi Aktivitas Galian C  

Baca: Ribuan Konten Vulgar di Aplikasi Live Chat Diblokir Kominfo, Termasuk Bigo Live dan Smule

“Iya, lapangannya (jadi) berat, itu menjadi kendala semua pemain termasuk saya. Ngoper berat, dribbling susah dan main satu dua satu dua gak bisa karena lapangan becek, terpaksa harus main long pass,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved