Ada 34 Persyaratan untuk Punya Sertifikat Pasar Ber-SNI, saat Ini 30 Pasar Telah Menerapkannya

Kesan masyarakat terhadap pasar rakyat adalah kumuh dan becek. Tapi, kesan itu sekarang bisa hilang dengan menerapkan SNI Pasar Rakyat

Ada 34 Persyaratan untuk Punya Sertifikat Pasar Ber-SNI, saat Ini 30 Pasar Telah Menerapkannya
Aldy, Humas BSN
Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah menyerahkan sertifikat SNI Pasar Rakyat kepada Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina, Selasa (12/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kesan masyarakat terhadap pasar rakyat adalah kumuh dan becek. Tapi, kesan itu sekarang bisa hilang dengan menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.

“SNI Pasar Rakyat ini disusun untuk memudahkan para pelaku pasar dalam mengelola dan membangun pasar secara profesional, serta memberdayakan komunitas pasar,” ujar Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN), Zakiyah saat meresmikan Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Jawa Tengah, menjadi Pasar Rakyat ber-SNI.  

 
Dalam berita rilis yang diterima Tribun Bali pada Rabu (13/2/2019), disebutkan dalam acara peresmian ini turut hadir Walikota Magelang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang.

Bekerja sama dengan Yayasan Danamon Peduli (YDP), BSN memberikan pendampingan kepada pasar rakyat yang berkomitmen untuk menerapkan SNI Pasar Rakyat.

Pasar Rejowinangun mendapat sertifikasi SNI 8152: 2015 Pasar Rakyat dengan kategori mutu 2 untuk pasar tipe 1 (jumlah pedagang lebih dari 750 orang). Pasar ini menjadi pasar ke-5  di Jawa Tengah dan pasar ke-30 di seluruh Indonesia yang bersertifikasi SNI.

Baca: Bongkar Bisnis Ilegal Jual Tubuh Satwa Dilindungi, Polisi Temukan BB Kuku Beruang hingga Tanduk Rusa

Baca: Datangi Ruang Kerja Cok Ace, GM Alibaba Group Ternyata Lirik Bali Untuk Kembangkan Bisnis

Baca: Meninggal di Usia 98 Tahun, Inilah Sosok Eka Tjipta, Lulusan SD Tapi Punya Bisnis Yang Menggurita

Penerapan SNI pasar rakyat tidak hanya menguntungkan para pedagang, tapi juga menguntungkan para konsumen. Hal ini karena SNI Pasar rakyat menekankan faktor kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan. 

“Kita tahu bahwa beberapa hewan dapat bersifat menularkan penyakit, seperti lalat, tikus, kecoa, bahkan nyamuk. Dalam persyaratan SNI Pasar Rakyat, hewan-hewan tersebut tidak boleh ada,” papar Zakiyah pada pada Selasa (12/2/2019) lalu. 

Di pasar rakyat disediakan timbangan di pintu keluar sehingga pembeli bisa melakukan pengecekan terhadap kesesuaian berat barang yang dibelinya. 

 
Hal ini juga sebagai pendorong agar para pedagang selalu mengecek kebenaran alat timbangannya.

Halaman
12
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved