Jualan Kopi dan Pentol, Lima Pedagang Ini Malah Didenda, Apa Penyebabnya?

Empat pedagang kopi dan satu pedagang pentol harus menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar

Jualan Kopi dan Pentol, Lima Pedagang Ini Malah Didenda, Apa Penyebabnya?
Satpol PP Kota Denpasar
Sidang tipiring pelanggar perda di PN Denpasar, Rabu (27/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Malang nian nasib lima pedagang ini.

Gara-gara berjualan kopi dan pentol di tempat yang tak diperbolehkan, mereka malah didenda Rp 150 ribu.

Baca: Juara Piala AFF U-22, Skuat Garuda Muda Dijadwalkan Tiba di Indonesia Malam Ini Disambut Menpora

Baca: Bali United Bakal 10 Hari di Bekasi, Eko Purdijanto: Inginnya Bawa Semua Pemain

Mereka adalah Ni Nyoman Sari, Ni Made Kerti, Ni Luh Kondri Denda, Mudayah Denda, dan Moh. Nakib.

Rabu (27/2/2019), mereka disidang tipiringkan di Pengadilan Negeri Denpasar.

Baca: Berbagai Acara Digelar di Lumintang Untuk Rayakan HUT Kota Denpasar ke 231, Ini Jadwalnya

Baca: Sarbagi Rebut Juara Baca Puisi Bulan Bahasa Bali

Sidang ini dipimpin oleh Hakim I Gede Ginarsa dan panitera Lien Herlinawati.

"Mereka melakukan pelanggaran terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum," kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Pol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana.

Baca: Polres Tabanan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi

Baca: Syahrini Bak Ketiban Durian Runtuh! Nikahi Putra Konglomerat Rosano Barack, Ini 4 Fakta sang Mertua

Ia mengatakan, Ni Nyoman Sari, Ni Made Kerti, dan Ni Luh Kondri melanggar karena berjualan kopi di bantaran Sungai Badung.

Mereka didenda Rp 150 ribu perorang atau kurungan 3 hari dan membayar biaya perkara Rp 2.000.

Baca: Angkasa Expo 2019 Diisi Fun Coloring hingga Sikat Gigi dan Cuci Tangan Massal Anak-Anak

Baca: Deny Darko Ramal Kehidupan Luna Maya Usai Ditinggal Nikah Reino Barack : Banyak Kegagalan Asmara

Sementara Mudayah Denda yang berjualan kopi di Jalan Pulau Serangan, Denpasar juga didenda Rp 150 ribu atau kurungan 3 hari ditambah biaya perkara Rp 2.000.

Selain itu Moh. Nakib yang berjualan pentol ayam di badan jalan di Jalan Kaliasem, Denpasar juga didenda Rp 150 ribu atau kurungan 3 hari ditambah biaya perkara Rp 2.000. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved