Polres Tabanan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi

Penandatangan tersebut bertujuan untuk menuju wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

Polres Tabanan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Kegiatan penandatanganan pada acara pencanangan pembangunan zona integritas bebas korupsi di Mapolres Tabanan, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan melakukan penandatangan zona integritas bebas korupsi di Mapolres Tabanan, Selasa (26/2/2019).

Penandatangan tersebut bertujuan untuk menuju wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pencanangan zona integritas  di jajaran Polres Tabanan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mewujudkan pelayanan baik kepada masyarakat

“Ini merupakan langkah awal dalam komitmen kepolisian dalam mewujudkan pelayanan baik kepada masyarakat. Dan tentunya komitmen ini juga memerlukan dukungan semua pihak,” tegas Kapolres Tabanan, AKBP I Made Sinar Subawa.

Dia melanjutkan, dengan tagline 'Jujur Tetap Berdiri, Tumbang Karena Korupsi', Polres Tabanan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Salah satu terbosan kreatif adalah memberikan pelayanan Malam Minggu di Pos Polisi Jalan Gajah Mada areal Pasar Tabanan.

"Kami tidak hanya berikan pelayanan jam kerja, tetapi pada Malam minggu kami berikan pelayanan SKCK, pembuatan sidik jari, perpanjang SIM, dan pembayaran samsat," jelasnya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab menekanankan teken zona integritas jangan hanya menjadi momen seremonial, Tetapi bagaimana langkah nyata setelah pencanangan.

Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan Polres Tabanan.

Sebab, jika tanpa kerjasama yang baik upaya pencegahan korupsi diseluruh lini yang mengacu pada instruksi Presiden khususnya di seluruh jajaran kabupaten Tabanan tidak akan tercapai dengan maksimal.

"Dengan adanya zona integritas dengan kerjasama semua sektor lini dan berkomitmen akan memberikan pelayanan publik yang transparan itu sangat berkomitmen untuk membuat kemajuan bagi daerah, khususnya Tabanan,” jelasnya.  

Dia melanjutkan, terlebih lagi dari penilaian triwulan 4 Tahun 2019, Tabanan mendapat peringkat dua dari sembilan Kabupaten/Kota di Bali untuk aksi dan pencegahan korupsi.

“Intinya kepuasan masyarakat menjadi tolak ukur. Karena kita ini kan pelayan rakyat,” tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved