Kabupaten Bangli Minim Pengawas Sekolah, Kepala Dinas Ungkap Fakta Ini

Banyaknya satuan Pendidikan di Bangli mulai dari TK hingga SMP, justru tidak selaras dengan jumlah tenaga pengawas sekolah yang tergolong minim.

Kabupaten Bangli Minim Pengawas Sekolah, Kepala Dinas Ungkap Fakta Ini
TRIBUN BALI/MUHAMMAD FREDEY MERCURY
Kadisdikpora Kabupaten Bangli, I Nyoman Suteja: Beban kerja pengawas sekolah sesuai dengan aturan Permendikbud, untuk SD dilihat berdasarkan satuan pendidikannya. Di wilayahnya, terjadi dimana satu pengawas membina hingga belasan sekolah. 

Kabupaten Bangli Minim Pengawas Sekolah, Kepala Dinas Ungkap Fakta Ini.Ia menjelaskan, beban kerja pengawas sekolah sesuai dengan aturan Permendikbud, untuk SD dilihat berdasarkan satuan pendidikannya.

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Banyaknya satuan Pendidikan di Bangli mulai dari TK hingga SMP, justru tidak selaras dengan jumlah tenaga pengawas sekolah yang tergolong minim.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tenaga pengawas bahkan harus membina lebih dari 10 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, I Nyoman Suteja, Rabu (27/2/2019), tidak menampik minimnya jumlah pengawas sekolah di Bangli.

Di wilayahnya, terjadi dimana satu pengawas membina hingga belasan sekolah.

Baca: Gigitan Ular Kecil Ini Sangat Mematikan, Bocah Cerdas dan Periang di Samplangan Jadi Korbannya

Baca: Bocah Ini Akhirnya Terkulai Tak Berdaya Setelah Bertahan 4 Jam Seusai Dipatuk Ular Sendok

Ia menjelaskan, beban kerja pengawas sekolah sesuai dengan aturan Permendikbud, untuk SD dilihat berdasarkan satuan pendidikannya.

Sedangkan untuk SMP, beban pengawas sekolah bisa dilihat berdasarkan satuan pendidikan maupun berdasarkan mata pelajaran.

Ia menyebutkan, berdasarkan data ketersediaan jumlah satuan pendidikan, TK di Bangli seluruhnya mencapai 13 sekolah, SD berjumlah 164 sekolah, dan SMP 30 sekolah.

Sedangkan idealnya, satu orang pengawas untuk di tingkat TK membina 10 sekolah.

Demikian pula di tingkat satuan pendidikan SD. Sedangkan di tingkat SMP, satu orang pengawas idealnya membina 7 sekolah.

“Kalau SD yang dibina satuan pendidikannya. Khususnya di SD, satu orang pengawas ada yang membina 12 hingga 13 sekolah."

"Sementara SMP, karena mapel (mata pelajaran)-nya banyak ya harus per mapel. Sedangkan total pengawas yang kami miliki hanya 28 orang,” ujarnya.

Suteja mengatakan tugas sorang pengawas sekolah dinilainya sangat penting.

Sebab pengawas sekolah merupakan kepanjangan tangan dari Dinas Pendidikan.

Khususnya di Bangli, tugas pengawas sekolah selain melakukan pembinaan dari sisi akademis, juga membantu pengelolaan sekolah, salah satunya bagian administrasi. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved