Para pedagang kecil di Kabupaten Buleleng semakin tercekik, karena keuntungan semakin tipis. Di sisi lain, pedagang juga khawatir pelanggar
Para peserta ini tidak hanya memilih Undiksha sebagai tujuan studi. Adapula peserta yang mendaftar ke berbagai perguruan tinggi negeri
Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat gelombang, mulai tanggal 20-30 April 2026. Tiap gelombang digelar selama dua hari.
praktik perdagangan ilegal masih terus terjadi, salah satunya dipicu oleh adanya permintaan pasar.
Kasus kekerasan fisik dan seksual yang terjadi di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), menjadi perhatian serius DPRD Buleleng.
DPRD Buleleng menyoroti lambatnya penanganan jalan rusak akibat keterbatasan anggaran. Dewan menilai tanpa perubahan strategi, perbaikan
DPRD Buleleng menyoroti lambatnya penanganan jalan rusak akibat keterbatasan anggaran.
Pedagang di Singaraja Pilih Untung Tipis, Daripada Pelanggan Kabur, Kenaikan Harga Dampak Perang
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, secara terbuka mengakui bahwa dukungan material bagi atlet masih belum maksimal.
Persoalan utama masyarakat Desa Pegayaman terletak pada hasil appraisal lahan yang dilakukan pada 2019.
Pesona Kabupaten Buleleng semakin diminati wisatawan mancanegara. Ini terbukti dari tingginya kunjungan wisatawan asing lewat kapal pesiar.
Selain penindakan hukum, upaya mendorong korban untuk berani melapor juga menjadi fokus utama.
Menurut Devi, kondisi tersebut membuat atlet tetap mampu mencapai final, namun gagal tampil optimal di momen penentuan.
Menurut Gus Surya, lahan di sekolah itu sudah tidak memungkinkan untuk pengembangan gedung baru.
Nyoman Sutjidra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam aksi lingkungan.
Genjot Kemandirian Pangan, Pemkab Buleleng Salurkan Traktor ke Subak dan Bangun Irigasi
Pencopotan jajaran direksi ditetapkan melalui Surat Keputusan Kuasa Pemilik Modal Nomor 03/KPM/PUDP/IV/2026 tertanggal 16 April 2026.
Seorang pria berusia 50 tahun bernama Made Susila kini harus mendekam di balik jeruji besi.
Atas kejadian tersebut Sukedana mengalami kerugian Rp12 juta. Alhasil peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Kubutambahan pada Senin (6/4).
Penyebabnya karena pria asal Banjar Dinas Bayad, Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan ini melakukan penipuan dan/penggelapan sepeda motor.