Seputar Bali
Tak Pakai Uang Pemerintah, Warga Buleleng Patungan Daging Babi untuk Sesama Jelang Galungan
Saat sebagian warga kesulitan membeli daging babi untuk kebutuhan Galungan, masyarakat Buleleng justru bergerak sendiri.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Saat sebagian warga kesulitan membeli daging babi untuk kebutuhan Galungan, masyarakat Buleleng justru bergerak sendiri.
Tanpa menggunakan uang pemerintah, sebanyak puluhan donatur bergabung dalam gerakan patungan daging babi yang akan dibagikan kepada warga kurang mampu pada 15 Juni 2026 mendatang.
Gerakan sosial ini digagas Relawan Buleleng, Gede Ary Suardika atau yang akrab disapa Ary Ulangun.
Donasi yang terkumpul berasal dari masyarakat dalam bentuk uang tunai maupun babi, yang nantinya akan disembelih dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Baca juga: OJK Dorong Penguatan Industri, Jumlah BPR di Bali Jadi 121 dan 1 BPRS, Simak Alasannya Berikut Ini
Ary mengatakan, kegiatan tersebut murni mengandalkan semangat gotong royong masyarakat tanpa melibatkan anggaran pemerintah.
Donasi yang diterima berasal dari warga yang ingin berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Galungan.
"Ini murni dari masyarakat untuk masyarakat. Tidak ada menggunakan uang pemerintah. Kami hanya menjembatani semeton yang ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan," ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 30 donatur. Empat donatur telah menyumbangkan babi secara langsung.
Sementara puluhan donatur lainnya berpartisipasi melalui bantuan uang tunai yang akan digunakan untuk membeli babi tambahan.
Baca juga: Usik Keamanan di Pusat Wisata, Kapolresta Denpasar Lipat Gandakan Patroli Jamin Kenyamanan Wisatawan
"Donasi masih dibuka sampai tanggal 15 Juni 2025," imbuh dia.
Bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang masuk kategori fakir miskin.
Pendataan penerima dilakukan melalui survei lapangan yang melibatkan relawan dan masyarakat.
Menurut Ary, pembagian akan difokuskan di wilayah Banyuning, Penarukan, Jinengdalem, serta beberapa kawasan lainnya di sekitar Kota Singaraja.
Selain dibagikan di titik yang telah ditentukan, relawan juga akan mengantarkan langsung paket daging kepada lansia yang tidak memungkinkan datang ke lokasi pembagian.
Baca juga: Gagal Salip Truk, Avanza Angkut Dua WNA Ringsek di Buleleng
Setiap penerima nantinya akan memperoleh paket yang berisi daging babi, balung, samsam, serta getih, yang biasa digunakan untuk kebutuhan upacara maupun konsumsi saat Galungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Gerakan-sosial-berbagi-daging-babi-jelang-Galungan-yang-digagas-Relawan-Buleleng.jpg)