Berita Buleleng
Jamaah Haji Asal Buleleng Meninggal Dunia di Mekkah, Ditemukan dalam Kondisi Tidur
Seorang jamaah haji asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng dikabarkan meninggal dunia Arab Saudi.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Seorang jamaah haji asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng dikabarkan meninggal dunia Arab Saudi.
Jamaah bernama Ibrahim Mujab meninggal dunia setelah menuntaskan rangkaian utama ibadah haji.
Jamaah berusia 75 tahun itu dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) pukul 13.30 waktu Arab Saudi, atau sekitar 18.30 Wita. Ibrahim ditemukan meninggal dunia di kamar hotelnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Buleleng, Agus Annurachman, mengungkapkan sebelum meninggal almarhum sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat saat akan diajak melaksanakan salat Zuhur berjamaah. Almarhum juga sempat meminta makan.
Baca juga: ANTREAN Haji Capai 28 Tahun, Hampir 2.000 Calon Jamaah Haji Masih Menunggu
"Beliau masih merasa kurang enak badan. Saat diajak salat, beliau memilih tetap di kamar dan meminta makan. Karena sudah waktunya salat, akhirnya beliau ditinggal," ujarnya, Senin (1/6/2026).
Ketika jamaah lain kembali dari salat Zuhur, Ibrahim ditemukan dalam posisi tidur.
Jamaah lain sempat membangunkan, namun tidak ada respons. Sehingga dipanggil petugas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas kesehatan tidak merasakan denyut nadi. Almarhum segera dilarikan ke rumah sakit King Faisal di Mekkah. Hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.
Baca juga: KISAH HARU Lansia Penjual Kaca Mata Keliling Asal Karangasem, Bertahun-tahun Nabung Demi Naik Haji
Sebelum berangkat ke Tanah Suci, kondisi fisik Ibrahim Mujab sempat drop saat di embarkasi Surabaya.
Almarhum yang seharusnya ikut kloter 71, akhirnya harus menunda keberangkatan karena harus menjalani perawatan selama tiga hari.
"Almarhum menjalani opname selama tiga hari di Rumah Sakit Haji Surabaya akibat kondisi hemoglobin (Hb) yang rendah. Ia mendapat transfusi darah sebanyak tiga kantong," katanya.
Setelah kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak terbang oleh tim medis, almarhum kemudian diberangkatkan bersama Kloter 76 menuju Arab Saudi.
Di tanah suci, Ibrahim dinyatakan telah melewati fase puncak haji dan menunaikan rukun-rukun utama sehingga hajinya dinyatakan sah.
Baca juga: NUNG Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari, Lansia Penjual Kaca Mata Keliling Berangkat Ibadah Haji
"Beliau sudah menjalani rangkaian utama haji. Jadi tidak perlu dibadalkan (diwakilkan) karena rukunnya sudah terpenuhi sendiri oleh almarhum," katanya.
Agus menambahkan pihaknya telah menyampaikan kabar duka tersebut kepada keluarga di Pegayaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Kementerian-Haji-dan-Umrah-Buleleng-Agus-Annurachman859.jpg)