Berita Buleleng
13 Pelamar Direksi Perumda Pasar Buleleng Tak Lolos Administrasi, Dua di Antaranya Mantan Direksi
Proses seleksi calon anggota direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng saat ini masih berlangsung.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Proses seleksi calon anggota direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng saat ini masih berlangsung.
Secara keseluruhan, hanya sembilan dari 22 pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi, sementara 13 lainnya gugur.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), I Gede Suyasa, mengatakan hasil tersebut masih bersifat sementara. Sebab pada masa sanggah, peserta diberi kesempatan untuk melakukan sanggahan.
Baca juga: Wabup Buleleng Minta Maaf, Jalan Rusak di Tegallinggah Bali Belum Bisa Diperbaiki Tahun 2026
Hingga batas akhir masa sanggah pada Jumat (29/5/2026) pukul 12.00 Wita, terdapat dua orang yang mengajukan sanggahan. "Sanggahannya ya mempertegas, menjelaskan apa yang sudah disampaikan di dalam berkas lamaran," ujarnya, Senin (1/6/2026).
Pansel akan mempelajari dan memutuskan hasil sanggahan tersebut hingga 2 Juni 2026.
Jika sanggahan diterima, peserta yang bersangkutan dapat dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Secara umum, peserta yang gugur administrasi disebabkan oleh sejumlah faktor.
Baca juga: Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo ke Buleleng, Jadi yang Terbesar di Bali
Di antaranya tidak memenuhi syarat usia yang ditentukan, baik karena belum mencapai usia minimal 35 tahun maupun melebihi batas usia yang dipersyaratkan.
"Pada ketentuan umum, batas usia maksimal 55 tahun. Namun ini ditemukan usia pelamar yang lebih 15 hari," ucapnya.
Selain itu, ada beberapa pelamar yang diduga hanya sekadar ikut melamar.
Terbukti dari pelamar tidak dapat menunjukkan pengalaman memimpin minimal lima tahun sebagaimana disyaratkan dalam proses seleksi.
Baca juga: Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo ke Buleleng, Jadi yang Terbesar di Bali
"Kan ketentuannya harus pernah lima tahun bekerja memimpin tim. Entah itu timnya banyak atau sedikit enggak masalah, yang penting kan pernah memimpin. Dan itu yang tidak ada," ungkapnya.
Menariknya dari 13 pelamar yang tidak lolos, dua di antaranya merupakan mantan direksi Perumda Pasar Argha Nayottama.
Yakni mantan Direktur Utama I Putu Suardhana dan mantan Direktur Keuangan Mega Esti Roh Ani.
Suyasa yang juga Sekda Buleleng ini mengatakan, keduanya tidak memenuhi syarat ketentuan umum poin ke dua, yakni tentang dedikasi memajukan perusahaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ketua-Pansel-Seleksi-Anggota-Direksi-Perumda-Pasar-Argha-Nayottama-Buleleng1.jpg)