Berita Buleleng
Ubah Stigma Aparat Keras, Satpol PP Buleleng Ajak Warga Ikut Tugas Lapangan Lewat Saba Pol PP
Ubah Stigma Aparat Keras, Satpol PP Buleleng Ajak Warga Ikut Tugas Lapangan Lewat Saba Pol PP
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Satpol PP Kabupaten Buleleng meluncurkan program inovasi baru bertajuk Saba Pol PP (Satu Hari Bersama Satpol PP).
Melalui program ini, masyarakat diajak mengenal lebih dekat tugas dan fungsi Satpol PP, sekaligus terlibat langsung dalam sejumlah kegiatan lapangan.
Kepala Satpol PP Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, menjelaskan program tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam mendukung pelaksanaan tugas Satpol PP.
Baca juga: Investasi Jangan Rusak Kawasan Suci, FOR HATI Bali Tuntut Pembangunan Berbasis Ekologi
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengubah stigma yang selama ini melekat terhadap Satpol PP sebagai aparat yang identik dengan tindakan keras dan represif.
"Selama ini masyarakat masih memandang Satpol PP sebagai aparat yang kaku, galak dan konfrontatif. Melalui program ini, kami berharap stigma-stigma yang selama ini terbentuk di masyarakat bisa berubah, karena sekarang pendekatan yang kami kedepankan lebih persuasif dan humanis," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: TENSI Geopolitik Masih Panas, Bank Indonesia Sebut TPID Terus Sinergi Jaga Inflasi & Harga di Bali
Menurutnya, Saba Pol PP tidak hanya berupa sosialisasi di dalam ruangan. Peserta juga akan diajak melihat secara langsung pelaksanaan tugas Satpol PP di lapangan sehingga dapat memahami tugas, fungsi, hingga berbagai tantangan yang dihadapi petugas dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti sesi pengenalan mengenai regulasi daerah dan tugas Satpol PP, kemudian diajak menggunakan kendaraan operasional patroli serta mengikuti kegiatan sosialisasi dan dialog dengan masyarakat di ruang-ruang publik.
Program ini terbuka bagi masyarakat Kabupaten Buleleng dari berbagai latar belakang. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang disediakan Satpol PP maupun melalui media sosial resmi instansi tersebut.
Untuk tahap awal, jumlah peserta dibatasi hanya lima orang dalam setiap sesi. Pembatasan ini dilakukan agar peserta dapat memperoleh pengalaman yang lebih maksimal saat mengikuti kegiatan lapangan bersama petugas.
"Karena selain diskusi dan pengenalan, peserta juga kami ajak terjun langsung melihat pelaksanaan tugas Satpol PP di lapangan," katanya.
Selama bulan Juni 2026, pelaksanaan Saba Pol PP dibagi menjadi dua sesi. Pendaftaran sesi pertama dibuka pada 3 - 5 Juni 2026 dengan pelaksanaan kegiatan pada 8 - 12 Juni 2026. Sementara sesi kedua dibuka pada 8 - 12 Juni 2026 dan akan dilaksanakan pada 22 - 26 Juni 2026.
Melalui program tersebut, Satpol PP berharap peserta dapat menjadi mitra dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di Kabupaten Buleleng.
"Menjaga ketertiban umum dan ketenteraman bukan hanya menjadi tugas Satpol PP semata, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Buleleng yang aman, nyaman, dan tertib," pungkasnya. (mer)
| Gagal Salip Truk di Kalianget Buleleng, Avanza Angkut Dua WNA Alami Kecelakaan |
|
|---|
| Dua Pelamar Lolos Setelah Sanggah, Peserta Seleksi Direksi PD Pasar Buleleng Bertambah Jadi 11 Orang |
|
|---|
| 13 Pelamar Direksi Perumda Pasar Buleleng Tak Lolos Administrasi, Dua di Antaranya Mantan Direksi |
|
|---|
| Kebakaran Hanguskan Kamar Rumah Lansia di Sangsit, Kerugian Capai Rp75 Juta |
|
|---|
| Jamaah Haji Asal Buleleng Meninggal Dunia di Mekkah, Ditemukan dalam Kondisi Tidur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-Satpol-PP-Buleleng-Komang-Kappa-Tri-Aryandono.jpg)