Kisah Mantan Kadis Beri Makan Ikan di Kolam Catur Muka dan Puputan Badung Sejak 20 Tahun Lalu

Rambut memutih, alis memutih, dan kumis pun memutih terlihat jelas saat matahari baru setinggi dahi.

Kisah Mantan Kadis Beri Makan Ikan di Kolam Catur Muka dan Puputan Badung Sejak 20 Tahun Lalu
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Ida Bagus Bawa saat memberi makan ikan di kolam Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali, Senin (4/3/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dulu, tahun 1970-an, Ida Bagus Bawa pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Karangasem.

Namun karena gaji yang ia terima saat itu Rp 1000 dan ia harus membayar sewa rumah sebesar Rp 1000 ia memutuskan untuk pensiun dini.

Lalu ia melamar di airport membuka taxi counter dan porter dan kini sudah tak bekerja lagi.

Walaupun kini ia tak bekerja lagi, namun ia tetap memberi makan ikan yang ada di kolam di kawasan Lapangan Puputan Badung dan juga Taman Kota Lumintang Denpasar yang dilakoni sejak 20 tahun lalu.

Ada saja rejeki yang datang kepadanya dan digunakannya memberi makan ikan.

Rambut memutih, alis memutih, dan kumis pun memutih terlihat jelas saat matahari baru setinggi dahi.

Ia menggunakan baju polo garis garis-garis tanpa dikancing dan celana hitam kotak-kotak selutut.

Tangan kirinya memegang kantong plastik merah dan hitam sambil berjalan mengelilingi kolam yang ada di Lapangan Puputan Badung, Denpasar sambil melemparkan sesuatu ke tengah kolam.

Yang ia lemparkan ke tengah kolam tiada lain adalah pelet, makanan ikan.

Ida Bagus Bawa namanya, 75 tahun umurnya.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved