Hari Raya Nyepi

Polda Bali: Dilarang Buat Ogoh-ogoh Mirip Wajah Paslon, Ini 7 Imbauan Nyepi yang Harus Diperhatikan

Polda Bali juga menekankan agar tidak membuat ogoh-ogoh mirip dengan wajah Pasangan Calon (Paslon) mengingat berada dalam suasana politik

Polda Bali: Dilarang Buat Ogoh-ogoh Mirip Wajah Paslon, Ini 7 Imbauan Nyepi yang Harus Diperhatikan
Tribun Bali/Rino Gale
Pelaksanaan upacara melasti Desa Adat Kuta menjelang Hari Raya Nyepi. Upacara tersebut berlangsung di Pantai Kuta, Senin (4/3/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1941, Polda Bali menyampaikan beberapa imbauan yang kiranya diperhatikan masyarakat Bali.

Dalam beberapa poin tersebut, Polda Bali juga menekankan agar tidak membuat ogoh-ogoh mirip dengan wajah Pasangan Calon (Paslon) mengingat berada dalam suasana politik.

Baca: Perebutkan Hadiah Puluhan Juta, 13 Ogoh-ogoh di Simpang Catus Pata Dinilai Langsung Kapolda Bali

Baca: Pawai Ogoh-ogoh PAUD Harapan Bangsa di Mako TNI AL Denpasar

Adapun 7 imbauan Polda Bali sebagai berikut.

1. Kepada masyarakat Bali, agar menjaga dan memelihara kamtibmas yang kondusif di lingkungannya masing-masing dengan saling menghormati antar umat beragama.

2. Dalam pelaksanaan pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh, diharapkan masyarakat dapat mengendalikan diri jangan sampai terjadi bentrok antar warga dan antar umat beragama.

Baca: 436 Anggota Jajaran Polres Badung Amankan Malam Pengerupukan

Baca: H-4 hingga H-2 Nyepi, 16.531 Kendaraan Roda Dua dan 13.829 Kendaraan Roda Empat Tinggalkan Bali

3. Kepada masyarakat agar tidak membuat ogoh-ogoh mirip wajah paslon sehingga tidak menimbulkan bentrok antar pendukung yang dapat mengganggu kesakralan Hari Raya Nyepi.

4. Untuk menjaga kerukunan, keharmonisan dan mulat sarira agar tidak mengonsumsi miras, judi, menyalakan mercon, guna terwujudnya pelaksanaan Brata penyepian secara Shanti Lan Jagaditha.

Baca: Kapolda Bali Ikuti Tawur Kesanga di Halaman Mapolda Beserta Personel

Baca: Ilmu Pengetahuan Rahasia, Shang Nyang Aji Kreket Penangkal Ilmu Hitam

5. Bagi umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1941, agar melaksanakan Catur Brata penyepian antara lain: Amati Karya, Amati Geni, Amati Lelungan, dengan penuh khidmat.

6. Diharapkan kepada petugas adat dalam hal ini pecalang, kalau tidak ada yang mendesak sebaiknya di rumah saja. Begitu juga anak-anak yang tinggal di perumahan (Asrama) agar tidak berkeliaran di jalanan.

7. Bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah tempat tinggalnya selama Nyepi, pastikan rumah dalam keadaan terkunci, listrik dipadamkan untuk menghindari gangguan Kamtibmas.

Begitulah isi 7 imbauan Polda Bali kepada masyarakat Bali yang diterima Tribun Bali melalui siaran pers Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, Rabu (6/3/2019). (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved