Bantu Warga Tangkap King Kobra 4 Meter Hidup-hidup, Pria Ini Malah Jadi Buronan

Ular king kobra yang mengancam warga Kampung Rahmat, Kelantan, Malaysia ini, terlihat "patuh" pada gerak tangan Hamdan.

Bantu Warga Tangkap King Kobra 4 Meter Hidup-hidup, Pria Ini Malah Jadi Buronan
TANGKAP LAYAR TRIBUN VIDEO
Seorang warga bernama Hamdan viral lantaran menangkap ular king kobra hidup-hidup. Ular kobra yang mengancam warga Kampung Rahmat, Kelantan, Malaysia ini, terlihat "patuh" pada gerak tangan Hamdan. 

Bantu Warga Tangkap King Kobra 4 Meter Hidup-hidup, Pria Ini Malah Jadi Buronan

TRIBUN-BALI.COM - Seorang warga bernama Hamdan viral lantaran menangkap ular king kobra hidup-hidup.

Ular king kobra yang mengancam warga Kampung Rahmat, Kelantan, Malaysia ini, terlihat "patuh" pada gerak tangan Hamdan.

Sangat mudah, Hamdan lalu memegang kepala ular kobra dan menentengnya di jalan sempit.

Kejadian ini terjadi pada Februari lalu, sebuah foto yang menampilkan seorang lelaki memegang kobra 4 meter sambil berjalan santai di jalan sempit telah menjadi viral di Facebook.

Baca: Video Viral Drama di Tol Madiun, Penyelamatan Balita hingga Mengusir Ular yang Membuat Panik

Baca: Pawang Reptil Ungkap Jenis Ular yang Tewaskan Bocah SD di Gianyar, dari Cirinya Bukan Gigitan Kobra

Baca: Gigitan Ular Kecil Ini Sangat Mematikan, Bocah Cerdas dan Periang di Samplangan Jadi Korbannya

Baca: Bocah Ini Akhirnya Terkulai Tak Berdaya Setelah Bertahan 4 Jam Seusai Dipatuk Ular Sendok

Dikutip dari worldofbuzz, lelaki dalam foto tersebut dikenal dengan sebutan Hamdan "Raja Ular".

Ular yang dipegang hamdan dalam foto tersebut ditangkap di Kampung Rahmat, Kelantan, Malaysia.

Foto tersebut viral karena menuai kekaguman dari warganet akan keberanian Hamdan menangkap king kobra.

Namun, Departemen Satwa dan Taman Nasional (PERHILITAN) Malaysia menilai berbeda.

Direktur Departemen PERHILITAN, Mohd Hasdi mengatakan, mereka mencari penangkap ular karena melanggar hukum untuk menjaga reptil yang berbahaya.

"Kami ingin memperingatkan penangkap ular dan anggota masyarakat yang menunjukkan keahlian menangkap ular di media sosial adalah pelanggaran," ujarnya.

Pihak berwenang tidak akan ragu untuk menangkap orang tersebut seperti Hamdan karena menangkap reptil secara ilegal.

"Mereka yang menyelenggarakan pameran atau menyentuh ular berbisa termasuk kobra berada di sisi hukum yang salah," kata Mohd Hasdi.

Untuk memastikan keselamatan warga, pihak berwenang di Malaysia sejak tiga tahun lalu telah melarang pihak yang biasanya memamerkan ular berbisa untuk pertunjukan. (*)

(Tribun-Video/Alfin Wahyu Yulianto)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved