Terungkap, WNA Rusia Beli Anak Orang Utan di Pasar Gelap Hendak Dijual Lagi di Negaranya

Warga Negara Rusia, ZA yang membeli anak orang utan di pasar gelap hendak menjual kembali satwa tersebut di negaranya.

Terungkap, WNA Rusia Beli Anak Orang Utan di Pasar Gelap Hendak Dijual Lagi di Negaranya
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Seekor anak orang utan yang dihadirkan pada konferensi pers masih dalam fase karantina oleh Tim Medis Bali Safari & Marine Park, Gianyar. Bayi orang utan yang gagal diselundupkan itu tampak manja di pelukan petugas. 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Warga Negara Rusia,  ZA yang membeli anak  orang utan di pasar gelap hendak menjual kembali satwa tersebut di negaranya. 

Dua hari setelah ditahan di  Bandara  Internasional I Gusti Ngurah Rai, polisi menetapkan ZA  sebagai tersangka.

ZA terkena pasal menyimpan, memiliki dan memelihara satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup serta berniat mengeluarkan satwa tersebut dari Indonesia sebagaimana diatur dalam pasal 21 ayat 2 huruf a dan c UU Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi dan sumber daya hayati.

“Ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta,” ungkap Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan dalam konferensi pers di Ruang Rapat Jepun Gedung Wisti Sabha Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali, Senin (25/3).

Ruddi menjelaskan,  ZA mengaku membeli anak orang utan berusia 2 tahun dari seseorang yang tidak dikenalnya di pasar gelap di Jawa.

“Kita masih lakukan penyelidikan terhadap asal satwa tersebut. Kalau kita dapatkan penjualnya, kita akan ungkap dan proses lebih lanjut,” tambah Ruddi.

ZA berniat menjual kembali orang utan tersebut di negaranya. 

“Kita sudah berkoordinasi dengan Konsulat Rusia mengenai pengungkapan kasus ini,” tuturnya.

Hadir dalam konferensi pers ini General Manager Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara  I Gusti Ngurah Rai  Bali, Haruman Sulaksono, Kepala Balai Karantina Pertanian kelas I Denpasar drh. Putu Terunanegara, Kepala Balai KSDA Bali Budhi Kurniawan dan lainnya.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved