Apel Rutin, Wabup Kembang Imbau ASN Tidak Gaptek

Wabup Jembranan imbau ASN di lingkungan Pemkab Jembrana tidak gagap teknologi dan selalu berinovasi dalam melayani masyarakat

Apel Rutin, Wabup Kembang Imbau ASN Tidak Gaptek
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang dalam acara apel rutin, Senin (1/4/2019), di Taman Pecangakan Negara. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Semakin cepatnya zaman digital dan percepatan pemerintah dalam mengejar era industri 4.0 disikapi langsung oleh Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, dengan imbauan agar ASN di lingkungan Pemkab Jembrana tidak gagap teknologi dan selalu berinovasi dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Acara Apel Rutin, Senin (1/4/2019), yang bertempat di Taman Pecangakan Negara.

Wabup Kembang mengatakan jika dahulu ada pepatah yang mengatakan siapa yang besar dia yang menang, namun di era sekarang pepatah tersebut berganti siapa yang cepat dia yang menang.

Kecepatan dalam hal ini adalah dalam penguasaan teknologi, Kembang berpesan agar ASN tidak terpaku dengan pola birokrasi yang lama.

Hal tersebut sesuai dengan pesan “Dilan” yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.

Baca: Jenazah Guru Honorer yang Jadi Korban Mutilasi di Blitar Dikuburkan dalam Keadaan Tanpa Kepala

Baca: Video Rektor ITS Nyanyi Lagu Selow di Acara Wisuda Viral, Terdengar Riuh Gelak Tawa

“Dilan dalam hal ini adalah digital dan melayani, menurut Presiden Jokowi diperlukan reformasi dan pelayanan publik lewat elektronik untuk ke depanny,” ungkap Kembang.

Kembang menambahkan, perkembangan teknologi khususnya di bidang teknologi Informasi membawa dampak pada perubahan perilaku masyarakat, kelompok, dunia usaha, sehingga pemerintah pun harus melakukan perubahan dan memberikan layanan untuk masyarakatnya.

“Oleh karena itu sesuai amanat Perpres No 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang disingkat SPBE, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE,” ujar Kembang.

Dalam rangka mempercepat koordinasi, sinkronisasi dan implementasi pelaksanaan SPBE ini, Kembang berharap masing–masing OPD dapat memberikan kontribusi pada pengelolaan data, lalu lintas data dan akses data.

Dengan demikian akan terbangunlah basis data yang terintegrasi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Baca: Demi Hidup Abadi, Kaisar Qin Shi Huang Pendiri Tembok Raksasa China Ini Korbankan 6000 Perawan

Baca: Gojek Kini Masuk Kasta Decacorn, Peringkat ke-19 Secara Global

Selain itu, Kembang meminta OPD–OPD Pemkab Jembrana selalu mengupdate data–data berkaitan dengan masyarakat dengan data terbaru.

“Jangan sampai ada data yang sudah kadaluarsa namun masih dipergunakan. Data yang ada haruslah data terupdate,” paparnya.

Sebagai salah satu bentuk implementasi SPBE di Kabupaten Jembrana maka pada tanggal 26 Maret 2019 lalu, Pemkab Jembrana meluncurkan Aplikasi Sistem Eksekutif Manajemen Jembrana (SEMAR) dan Aplikasi Layanan Sistem Pemerintahan Terintegrasi (LASHATI).

“Iimbauan saya agar aplikasi tersebut dapat dipergunakan dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat seperti yang kita inginkan bersama,” pungkas Kembang di hadapan peserta Apel yang dihadiri Sekda Jembrana Made Sudiada, Asisten-asisten Setda, Kepala–kepala OPD dan staff Pemkab Jembrana.(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved