Raup Untung Sambil Traveling Luar Negeri Lewat Jastip
Ratna, pegawai swasta yang sudah dua setengah tahun ini membuka pesanan jasa titip atau Jastip
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Siapa sih yang enggak mau mendapatkan pemasukan sambil menjalankan hobinya?
Kalau dua hal itu bisa dilakukan bersamaan, tentu kesenangan bisa berlipat-lipat, bukan?
Nah hal itulah yang dilakukan oleh Ratna, pegawai swasta yang sudah dua setengah tahun ini membuka pesanan jasa titip atau Jastip.

Awalnya Ratna sendiri tidak mengetahui apa itu Jastip.
Sebutan itu ia kenal ketika teman-temannya menitip barang dari luar negeri beberapa tahun silam.
"Jastip apaan sih? Saya cari dong di internet ternyata membawa barang tak hanya dari luar ke Indonesia aja. Tetapi juga barang dari Indonesia ke luar negeri," ujarnya dalam acara diskusi di Kantor Bea Cukai, Jakarta, Jumat (26/4/2019).
Dari situ, Ratna mulai mencari aplikasi Jastip di playstore dan menjadi member.
Tak disangka banyak pesanan mengalir saat ia mau traveling ke luar negeri.
Baca: Penjelasan Ahli Soal Foto Misterius Ini: Tampak Tidak Asing tapi Susah Dikenali
Baca: Ada yang Bisa Mengenali Benda di Foto Ini? Disebut-sebut Bikin Merinding, Para Ahli Ikut Berkomentar
Namun awalnya permintaan itu bukan menitipkan barang dari luar negeri ke Indonesia, justru permintaan membawa barang dari Indonesia ke luar negeri.
"Jadi awalnya saya Jastip justru membawa 7 kain batik dari Indonesia ke Kuala Lumpur saat itu," sambungnya.
Dalam menentukan tarif Jastip, Ratna selalu mempertimbangkan sejumlah hal.
Mulai dari ukuran barang, berat barang hingga lokasi barang yang dicari oleh pemesan.
Selain perlu ambil keuntungan, hal ini juga dilakukan karena Ratna tidak mau liburannya terganggu.
Oleh karena itu ia sangat hitungan-hitungan.
Baca: Apa Makna Takjil Sebenarnya? Menu Takjil Apa yang Paling Digemari untuk Berbuka Puasa Ramadan?
Baca: Kini Streaming YouTube Tak Perlu Khawatir Boros Kuota, Pakai Aplikasi Ini
"Saya traveler backpacker jadi enggak pernah yang ribet-ribet karena kalau liburan cuma bawa ransel doang," kata dia.