Pencurian Sapi Kembali Resahkan Warga Klungkung

Kasus pencurian ternak sapi kembali meresahkan warga Klungkung. Kali ini menimpa Wayan Madra (62) warga Desa Tangkas, Klungkung

Pencurian Sapi Kembali Resahkan Warga Klungkung
Polres Klungkung
Petugas kepolisian ketika melakukan olah TKP, di lokasi pencurian sapi di wilayah Subak Satra, Desa Satra, Klungkung, Minggu (12/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kasus pencurian ternak sapi kembali meresahkan warga Klungkung. Kali ini menimpa Wayan Madra (62) warga Desa Tangkas, Klungkung.

Pria paruh baya tersebut, kehilangan dua ekor sapi jantan yang ia pelihara di areal persawahan di Desa Satra, atau tidak jauh dari ruas Jalan Bypass Ida Bagus Mantra.

Kejadian pencurian sapi ini, pertama kali disadari oleh anak korban Wayan Sudara, Sabtu dinihari (11/5/2019) sekitar pukul 05.00 Wita.

Terakhir kali Sudara melihat sapi peliharaan ayahnya di kandang, Jumat (10/5/2019) sekitar pukul 21.30 Wita. Malam itu ia menengok sapinya, sembari memberinya pakan.

"Jumat malam (11/5/2019), dikasi pakan tapi sapinya masih ada," ungkap Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan, Minggu (12/5/2019)

Namun keesokan harinya sekitar pukul 05.00 Wita, Sudara kembali ke kandang untuk mencari rumput. Namun dua sapi jantan milih ayahnya sudah raib.

Melihat kondisi itu, Sudara kebingungannya dan menceritakan hal itu kepada ayahnya.

Merasa menjadi korban pencurian, mereka lalu melaporkan kasus ini ke Polres Klungkung. Atas kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 26 juta.

"TKP ini berada di areal persawahan, dipinggiran ruas jalan by pass Ida Bagus Mantra," ungkap Mirza Gunawan.

Setelah melakukan olah TKP, kepolisian menemukan jejak kaki sapi dan manusia yang beriringan di luar kandang.

Sementara berdasarkan keterangan beberapa saksi di TKP, sempat ada yang mendengar suara truck dan ribut-ribut di sekitar kandang sapi milik korban

"Hanya saja saksi yang mendengar suara itu, mengaku tidak berani ke TKP. Sempat didengar di kandang itu ada suara ribut dan suara truck," jelasnya

Berdasarkan hasil olah TKP, diperkirakan modus pencurian dilakukan dengan langsung mengangkut sapi menggunakan truck.

"Modusnya kemungkinan sapi langsung diangkut ke truck, karena TKP juga tidak jauh dari bypass. Kami masih lidik kasus ini," ungkap Mirza Gunawan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved