Pilpres 2019

UPDATE Pilres, Data Masuk 83,54 Persen Jokowi-Ma'ruf Unggul, Selisih Suara Hampir 16 Juta

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan calon nomor urut 02 Prabowo

UPDATE Pilres, Data Masuk 83,54 Persen Jokowi-Ma'ruf Unggul, Selisih Suara Hampir 16 Juta
Irwan Rismawan/Tribunnews.com
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) berjalan bersama setelah menandatangani prasasti deklarasi damai saat meghadiri Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Silang Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). 

UPDATE Pilres, Data Masuk 83,54 Persen Jokowi-Ma'ruf Unggul, Selisih Suara Hampir 16 Juta

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma'ruf mendapat suara 71.951.530 atau 56,22 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 56.031.691 atau 43,78 persen.

Selisih perolehan suara di antara keduanya mencapai 15.919.839 atau 12,44 persen.

Data ini mengacu pada angka sementara Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

Menurut data yang ditampilkan dalam pemilu2019. kpu.go.id itu, hingga Rabu (15/5/2019) pukul 19.15, suara yang masuk berasal dari 679.520 TPS dari total 813.350 TPS.

Baca: BREAKING NEWS! 3 Terduga Penyiram PRT dengan Air Panas di Gianyar Diamankan Polisi

Baca: UPDATE Pilpres 2019, Inilah 9 Provinsi yang Dikuasai Pasangan Prablowo-Sandi

Jika dipresentasekan, jumlah ini mencapai 83,54 persen. Sementara ini, Jokowi-Ma'ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua.

Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatra Barat, Jambi, Aceh, Banten, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pencatatan data sejumlah provinsi telah mencapai seratus persen, seperti Provinsi Bali, Gorontalo, dan Bengkulu.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik mengatakan, Situng hanya alat bantu yang dipilih oleh KPU untuk memberikan informasi yang cepat terkait penghitungan suara kepada masyarakat.

Jika ditemukan kesalahan entry data, hal itu bukan berarti curang, melainkan human error. KPU justru meminta publik untuk ikut aktif mengawasi Situng, supaya entry data dipastikan benar.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 15 Mei 2019, Leo Dilanda Kekecewaan

Baca: Dewa Rai 2 Kali Pukuli Kadek Diana, Begini Kronologi Pemukulan Anggota DPRD Bali Sesama Fraksi PDIP

"Ya silahkan sampaikan kalau ada entry berbeda, entry bisa kita koreksi," katanya di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Situng KPU Data 83,54 Persen: Jokowi-Ma'ruf Unggul, Selisih Suara Hampir 16 Juta


Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved