BREAKING NEWS! 3 Terduga Penyiram PRT dengan Air Panas di Gianyar Diamankan Polisi

“Anggota kami langsung bergerak dan melakukan olah TKP kasus KDRT terhadap pembantu EF. Dari hasil olah TKP itu, kita juga amankan barang bukti

BREAKING NEWS! 3 Terduga Penyiram PRT dengan Air Panas di Gianyar Diamankan Polisi
dokumentasi polda bali
Anggota kepolisian seusai melakukan olah TKP dilanjutkan dengan mengamankan ketiga pelaku KDRT. 

BREAKING NEWS! 3 Terduga Penyiram PRT dengan Air Panas Diamankan Polisi

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Menanggapi laporan pembantu rumah tangan (PRT) berinisial EF (21) asal Jember Jawa Timur siang tadi, anggota Dit Reskrimum Polda Bali bersama penyidik dari Polres Gianyar langsung bergerak mendatangi lokasi kejadian di rumah majikan EF di Gianyar.

“Anggota kami langsung bergerak dan melakukan olah TKP kasus KDRT terhadap pembantu EF. Dari hasil olah TKP itu, kita juga amankan barang bukti serta mengamankan tiga terduga,” ungkap Dir Reskimum Polda Bali, Kombes Andi Fairan, Rabu (15/5/2019) saat dikonfirmasi tribun-bali.com.

Baca: Alasan Pemutilasi Wanita Asal Maluku, Polisi: Pelaku Diminta Korban Tubuhnya Dipotong-potong

Baca: Bagi Pecandu Narkoba Segera Melaporkan Diri, Ini Jaminan dari BNN Bali

Baca: VIDEO! Live Streaming PSS Sleman Vs Arema FC, Debut Predator Eks Bali United Comvalius

Baca: Bali United Obral Sejumlah Pemain Sebelum Pembukaan Liga 1 2019, Ini Nama-namanya

Tiga terduga tersebut di antaranya majikan EF yakni DSW, adik tiri korban SYA dan satpam rumah yakni KED.

Ketiganya diamankan di kediaman DSW Gianyar. Dan saat diamankan ketiganya tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya.

“Saat ini ketiganya menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Dit Reskrimum Polda Bali dengan kasus dugaan tindak KDRT terhadap asisten rumah tangga DSW yakni EF. Dan terhadap ketiganya akan dikenakan Pasal 44 UU RI No.23 Th. 2004 tentang PKDRT,” tambah Kombes Andi Fairan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pembantu rumah tangga berinisial EF mengaku mendapat kekerasan dari istri pemilik rumah.

Wanita 21 tahun ini mengaku penganiaayaan terjadi seusai dirinya tak menemukan gunting kawat yang diminta sang majikan.

Sebagai hukuman, EF pun mengaku pada polisi disiram air panas oleh majikannya berinisial DSW.

Warga Jember, Jawa Timur spontan menangis semalam menahan rasa sakit.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved