Yuk Kunjungi Monumen Tragedi Pesawat Jatuh di Singaraja

Setelah Taman Festival Budaya Bali berdiri, monumen dipindahkan ke areal jaba pura.

Editor: Kander Turnip
zoom-inlihat foto Yuk Kunjungi Monumen Tragedi Pesawat Jatuh di Singaraja
Tribun Bali/Ida Ayu Made Sadnyari
Monumen Pesawat Jatuh Gerokgak, Singaraja, Bali, Kamis (6/3/2014). Pesawat jatuh pada 22 April 1974 silam dan monumen ini dibuat untuk mengenang kejadian tersebut di Padang Galak, Denpasar Timur, Bali.

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ida Ayu Made Sadnyari

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pesawat jatuh di Gerogak, Singaraja, Bali tahun 1974 silam meninggalkan kenangan. Sebuah monumen didirikan di areal jaba (bagian luar) Pura Campuhan Windu Segara, Padang Galak, Kesiman, Denpasar Timur.

Pangempon pura, Guru Gede Alit Adnyana (57), Kamis (6/3/2014) mengatakan, pesawat tersebut jatuh di Singaraja. Mayat korban dibawa ke RS Sanglah.

Karena mayat sudah hancur dan sulit dikenali, maka dikubur di tanah kosong yang lokasinya saat ini berdiri Taman Festival Budaya Bali, Padang Galak.

Setelah Taman Festival Budaya Bali berdiri, monumen dipindahkan ke areal jaba pura.(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved